banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Minggu, 23 Agustus 2015

Pergaulan Tentukan Kesuksesan



Mark Victor Hansen adalah orang yang menciptakan seri buku Chicken Soup. Waktu penghasilannya baru mencapai $ 1 juta, ia bertemu dengan Anthony Robbins dan bertanya padanya. “Penghasilan Anda demikian besar, bagaimana saya bisa mencapainya juga ? Anthony bertanya, “Siapakah kelompok pemikir utama Anda ?” Ia menjawab, “Kelompok jutawan”. Anthony Robbins berkata, “Itulah kekeliruan Anda. Anda harus bergaul dengan kelompok miliarder, pasti mereka akan membuat Anda berpikir pada tingkatan mereka.” Kini Hansen hampir mencapai angka penghasilan $ 1 milyar.

Seorang teman atau komunitas tertentu bisa mempengaruhi kita baik atau buruk. Hal ini diteguhkan juga oleh penelitian yang dilakukan Dr. David dari Universitas Havard, yang menyimpulkan bahwa setelah 25 tahun hidup teman-teman Anda memiliki pengaruh terhadap hidup atau kesuksesan Anda. Pada dasarnya manusia memang senang beradaptasi atau mengikuti pola hidup lingkungannya. Bila kita bekerja di antara orang-orang yang rajin, berdisiplin tinggi, selalu menjaga mutu dan kualitas, jujur, maka cepat atau lambat kita akan meniru gaya hidup mereka. Namun sebaliknya, bila kita bekerja di lingkungan yang orang-orangnya cenderung malas, telat, tidak disiplin, suka membolos, curang, maka pelan tapi pasti kita akan melakukan hal yang sama.

Karena itu, bila kita ingin berhasil, tempatkanlah diri kita pada jalur yang benar. Tetapkanlah diri kita untuk selalu bergaul dengan pribadi-pribadi yang dapat memberi pengaruh positif, dan masa depan yang cemerlang pun tersedia bagi kita. Seorang bijak berkata, tunjukkanlah kepadaku sahabat-sahabatmu dan aku akan menunjukkan masa depanmu. Ini juga berlaku tidak pada pekerjaan saja tetapi juga semua hal. Carilah pergaulan yang baik, punya prinsip tidak mudah terpengaruh.

Dan sebenarnya sudah dijelaskan dari dulu oleh nabi Muhammad SAW . Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda yg maknanya : "seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya, oleh karena perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian." (HR. Ahmad dengan sanad Hasan)

Mari optimalkan diri dengan mengejar impian, bukan diam apalagi menunggu dikejar.
Gali potensi diri dengan belajar ,keluarkan segala daya upaya kreatifitas dan ide pengembangan yg tereksekusi.

Ribuan lidi kan kuat daripada satu lidi yang mudah dipatahkan.
Mimpi besar kan mudah dicapai jika bersama saling menguatkan.

KITA TIDAK  BISA TERBANG SEPERTI ELANG
KALAU KITA HIDUP DI KUMPULAN KALKUN.
#BeraniBermimpi #BeraniBerubah

Bagaimana cara membangun TEAM HEBAT dalam perusahaan ?
Baca selengkapnya di buku saya.
Info : www.edubuku.com


Sabtu, 01 Agustus 2015

Komentar buku Jurus Jitu Membangun Bisnis Berkah Omset Milyaran

 

Pentingnya Budaya Perusahaan



Perusahaan/bisnis yang dapat melewati perubahan zaman hingga sampai beberapa generasi adalah yang memiliki Value/Budaya perusahaan yang kuat. 

Terbukti perusahaan-perusahaan di Amerika, Jepang dan Korea yang memiliki Value kuat menjadi sebuah perusahaan yang terus berkembang.

Bahkan dalam suatu Riset oleh Kotter & Heskett bahwa perusahaan yang memiliki budaya/value yang kuat menghasilkan :
-Revenue 4x lebih tinggi
-Kualitas tenaga kerja 7x lebih baik
-Nilai saham 12x lebih tinggi
-Keuntungan bersih lebih dari 700%

Riset lain oleh Jim Ware, dampak perusahaan yang memiliki budaya yang lemah:
-Penurunan nilai aset sebesar 82% dalam jangka waktu 3 tahun.
-Turn Over karyawan hingga 50%

Untuk itu jika ingin bisnis anda terus tumbuh berkembang diperlukan penanaman value/budaya perusahaan sesuai visi misi yang hendak dicapai.

Membangun Value bukanlah proyek yang sekali jadi, butuh proses berkelanjutan disertai komitmen oleh para pihak di dalam perusahaan/bisnis.

Caranya yaitu dengan tentukan dulu nilai dasar yang ingin dijadikan value seperti kejujuran, proaktif, tanggung jawab, pembelajaran dan sebagainya.

Setelah itu tanamkan Nilai-Nilai tersebut menjadi kepribadian anggota perusahaan, baik untuk interaksi internal maupun eksternal.

Salah satu cara penanaman nilai adalah dengan dibiasakan diucapkan dengan penuh semangat ketika briefing pagi.

Baca strategi lengkapnya di buku "Jurus Jitu Membangun Bisnis Berkah Omset Milyaran" yang dijual terbatas hanya di : www.edubuku.com 
atau 




Semua memiliki kekurangan diri

Seorang Ibu di Cina yang sudah tua memiliki dua buah tempayan yang digunakan untuk mencari air, yang dipikul di pundak dengan menggunakan sebatang bambu.

Salah satu dari tempayan itu retak, sedangkan yang satunya tanpa cela dan selalu memuat air hingga penuh. Setibanya di rumah setelah menempuh perjalanan panjang dari sungai, air di tempayan yang retak tinggal separuhnya.

Selama dua tahun hal ini berlangsung setiap hari, dimana ibu itu membawa pulang air hanya satu setengah tempayan.Tentunya si tempayan yang utuh sangat bangga akan pencapaiannya. Namun tempayan yang retak merasa malu akan kekurangannya dan sedih, sebab hanya bisa memenuhi setengah dari kewajibannya.

Setelah dua tahun yang dianggapnya sebagai kegagalan, akhirnya dia memberanikan diri berbicara kepada ibu tua itu di dekat sungai. "Aku malu, sebab airku selalu bocor melalui bagian tubuhku yang retak di sepanjang jalan menuju ke rumahmu."

Ibu itu tersenyum, "Tidakkah kau lihat bunga beraneka warna di jalur yang kau lalui, namun tidak ada di jalur yg satunya? Aku sudah tahu kekuranganmu, jadi aku menabur benih bunga di jalurmu. Dan setiap hari dalam perjalanan pulang, kau menyirami benih-benih itu."

"Selama dua tahun aku bisa memetik bunga-bunga cantik untuk menghias meja. Dan sebagian aku jual sebagai tambahan penghasilan. Kalau kau tidak retak, maka rumah ini tidak akan seindah ini, sebab tidak akan ada bunga bertebaran di sana sini."

Kita semua mempunyai kekurangan masing-masing. Namun keretakan dan kekurangan itulah yang menjadikan hidup kita menyenangkan dan memuaskan. Kita harus menerima setiap orang apa adanya, dan mencari yang terbaik dalam diri mereka.

Setiap orang pasti memiliki karunia masing-masing, demikian pula dengan setiap peristiwa. Maka perbuatan apapun itu, atau peristiwa apapun yang terjadi, pasti ada sisi baik meski sekilas awalnya tampak buruk.

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui (QS Al-Baqarah 216)."

Sahabat sesama tempayan yang retak, semoga hari kalian menyenangkan. Jangan lupa menikmati indah dan wanginya bunga-bunga di jalan setapak yang kalian lalui.