banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Senin, 23 Februari 2026

Kebahagiaan Hakiki Atas Dasar Iman

KEBAHAGIAAN HAKIKI DIPEROLEH ATAS DASAR IMAN

Allah SWT berfirman dalam QS adz dzariyat 56

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”

Ibadah mencakup makna yang luas,bermakna tunduk kepada perintah Allah dalam aktivitas sehari-hari, tidak hanya pada salat, puasa, zakat, haji.

Termasuk dalam topik pembahasan kita kali ini tentang KEBAHAGIAAN yang diajarkan Islam.


FAKTA : 

  • Meraih kebahagiaan adalah cita-cita setiap manusia. Tidak ada manusia yang ingin bersedih, sengsara dan hidup dalam kegalauan (betul Ya pak Bu..) 
  • Siapa pun, akan berusaha mencari kebahagian itu, walaupun harus berjuang mendapatkannya (cerita di jkt berngkat subuh, pulang malam, dsb)
  • Banyak sekali hal yang bisa membuat orang bahagia. 

1.  senang punya gadget seri terbaru 

2. Senang dapat untung besar dari bisnisnya 

3. senang gajinya besar

4. punya rumah yang diimpikan

5. kendaraan nyaman, 

6. perhiasan mewah, 

 Orang  sebut semua ini sebagai kebahagiaan material. Ini karena yang membuat orang senang atau bahagia bersifat materi atau fisik.


  • Ada pula yang disebut dengan kebahagiaan non-material :

1. Orang punya kedudukan terhormat di masyarakat,

2. mendapat pujian atas prestasi, 

3. Hidup dalam keluarga yang sakinah, (meski dalam kesahajaan) suami-istri dan anak-anaknya saling menghormati, saling menyayangi. 

4. Kerja Dalam lingkungan yg tidak toxic.


MASALAH :

  • Namun, dari seluruh manusia yang mengharapkan kebahagian itu, ternyata hanya sedikit yang menemukan kebahagiaan sejati. Kebanyakan manusia terjebak pada pusaran kebahagiaan semu yang berujung pada SENGSARA. 
  • Bisa kita lihat berapa banyak orang yang hidup secara material dan non material berlebih tapi tidak bahagia bahkan mati bunuh diri.
  1. artis terkenal kurt cobain bunuh diri, 
  2. boyband korea jonghyun bunuh diri karena depresi,
  3. Chung Mong-Hun Presiden Direktur Hyundai bunuh diri krn merasa bersalah atas keputusannya)


  • Jika demikian, pertanyaannya apakah kebahagiaan yang sejati itu? bagaimana menempatkan rasa bahagia itu sehingga  dapat dinamakan sebagai kebahagiaan yang sejati?


SOLUSI :


  • Sebelum menjawab kita pahami dahulu Dibandingkan kebahagiaan material, kebahagiaan non-material tentu saja lebih tinggi nilainya. Lihat saja, untuk meraih kebahagiaan non-material ini, sering orang tak ragu berikan pengorbanan yg besar.
  1. Membayar mahal untuk naik haji / umrah. 
  2. Meninggalkan makanan lezat dan sahwat untuk puasa. 
  3. Bangun tengah malam untuk shalat malam.
  4. Meninggalkan tempat kerja ribawi karena dilarang Islam.


  • Juga Dalam sebuah hadits dikatakan

Bagi orang yang melaksanakan puasa ada dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka, dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya.” (HR Bukhori Muslim)


Hadits ini Termasuk dalam kebahagiaan non-material. bukan sekadar karena saat berbuka makan enak dalam keadaan lapar. 


Krn Tak terhitung banyaknya kita makan dalam keadaan lapar, lebih dari pada itu. Inilah yang disebut kebahagiaan spiritual,kebahagiaan atas dasar iman. 


Kebahagiaan yg dirasakan ketika seorang Muslim ibadah. Sama seperti Nikmatnya shalat malam, membaca al-Quran, umrah – haji.


  • Kebahagiaan ini adalah tanda keimanan dalam hatinya, kesadaran dalam bentuk ketaatan yang dapat mengangkat derajatnya di sisi Allah. Dan ini adalah hakikat kebahagian orang yang beriman.


  • Inilah yang oleh para ulama disebut al-mahabbatu asy-syar’iy (kecintaan sesuai syari’at). Itulah cinta yang telah dibingkai oleh keimanan dan syariat Allah.
  • Dengan itu kecintaan terhadap segala yang bersifat material dan non material tidak hanya atas dasar dorongan thabi’i (naluri) semata, tetapi telah terbimbing oleh ketentuan syariat Allahitulah kecintaan yang timbul berdasarkan iman dan ketaatan.
  • Melalui kecintaan sesuai syari’at akan bisa merasakan manisnya iman, yang akan membawa dirinya pada kebahagiaan atas dasar iman, sebagaimana disebut oleh Baginda Rasulullah saw. dalam hadis shahih riwayat al-Bukhari dan Muslim. 


“Tiga sifat yang jika ada pada diri seseorang, ia akan meraih manisnya iman: (1) Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya; (2) Ia mencintai seseorang, tidaklah mencintai dia melainkan karena Allah; (3) Ia membenci untuk kembali pada kekafiran –setelah Allah menyelamatkan dia darinya– sebagaimana ia benci apabila dilempar ke dalam api.”


KESIMPULAN :


  • Kecintaan kepada syar’iat akan membawa seorang Muslim terhindar dari sekadar kecintaan yang bersifat naluri (al-mahabbatu at-thaabi’i) semata. Namun akan membawa kepada kebahagiaan hakiki yaitu kebahagiaan atas dasar keimanan baik wujudnya material dan non material.


  • Memang secara naluriah pada diri tiap manusia ada sifat hubbut tamalluk (senang untuk memiliki). Ingin memiliki harta, pasangan (suami-istri), anak keturunan, rumah, kendaraan, perhiasan, sawah ladang, hewan ternak dan sebagainya.


  • Namun Jika tidak dikendalikan, hasrat memiliki tak pernah berujung. Di sini pangkal ketamakan atau kerakusan (greedy) yang menjadi watak dasar kapitalis, persis seperti yang dikatakan Rasulullah dalam hadis shahih riwayat al-Bukhari dan Muslim, “Seandainya seorang anak Adam memiliki satu lembah emas, tentu ia menginginkan dua lembah lainnya, dan sama sekai tidak akan memenuhi mulutnya (merasa puas) selain tanah (yaitu setelah mati) dan Allah menerima taubat orang-orang yang bertaubat.”
  • CONTOH NYATA Bagaimana realisasi mahabatulLaah (kecintaan) terhadap Allah / syariat dengan sangat dramatis oleh Khalilullah Ibrahim as. dan keluarganya. Saat itu ia meninggalkan istri dan anaknya di lembah yang tak berpenghuni dan saat diperintahkan menyembelih anaknya, Ismail. Nabi Ibrahim sangat cinta kepada anaknya, tetapi  ia lebih cinta kepada Allah yang telah memberi dia istri dan anaknya, Ismail. Ketika semua perintah Allah dilaksanakan, ia merasakan kebahagiaan imani. Inilah kebahagiaan  ideologis, sebuah kebahagiaan yang hakiki.

 

Di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah. Mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah (TQS al-Baqarah [2]: 165).


Minggu, 11 Januari 2026

Kecepatan Eksekusi

 KECEPATAN


Dalam bisnis butuh kecepatan dalam eksekusi.

Terlebih di era persaingan yang semakin ketat.


Kuncinya adalah pemahaman terhadap detail.

Semakin menguasai, maka semakin mudah proses.


Pengalaman @simplyfreshlaundry 20 tahun hingga buka 397 outlet, membuat team terlatih.


Cukup surprised ketika mitra komen ke kami, bahwa team manajemen sangat profesional, gercep, dan memuaskan ketika buka outlet baru.


Ya lagi-lagi karena jam terbang.


 Dikala semakin banyak penawaran kemitraan bisnis, @simplyfreshlaundry sebagai waralaba laundry kiloan pertama di Indonesia tetap terdepan.


Salam Sukses Berkah Berlimpah!


Kamis, 08 Januari 2026

Ikat Ilmu Dengan Mencatat

 Suatu pencapaian berawal dari sebuah ide, ikatlah ide dengan mencatat.


Kebiasaan saya sejak lama, 

mencatat setiap ide yang masuk terkait pengembangan diri dan bisnis.


Baca buku dapat ide, catat! 

Ikut seminar dapat ide, catat! 

Ngobrol silaturahmi dapat ide, catat! 

Lagi jalan-jalan dapat ide, catat! 

Bahkan saat kajian agama, juga catat!


Ide-ide tadi kemudian diolah untuk disesuaikan dengan kebutuhan.


Ide melatih kreatifitas dan kepekaan berpikir.

Walau tak semua bisa dieksekusi. 


Namun menjadi semacan “bank memori” yang bisa di akses ketika butuh suatu waktu nanti.


Jadi mulai rajinlah mencatat di noted hp anda


Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam,

قَيِّدُوا الْعِلْمَ بِالْكِتَابِ

Ikatlah ilmu dengan dengan menulisnya


Ssmoga bermanfaat


Salam Sukses Berkah Berlimpah!





Selasa, 30 Desember 2025

Ketaatan

 Taat Adalah Buah Orang Kuat

Kala hidup hanya “setetes air” tak layak hanya mengejar untuknya. 

Tiba-tiba ajal datang menjemput dan tak punya bekal untuk akhirat yang “seluas samudra”.

Demikianlah…

Seorang muslim sudah seharusnya sadar betapa dunia hanya negeri yang penuh dengan fatamorgana. 

Dunia bukanlah tempat untuk terus bersenang-senang dan beristirahat. 

Dunia merupakan kampung mencari bekal. 

Sebaliknya, akhiratlah tempat memetik buah amal. 

Jika perbuatan yang diusahakan di dunia baik, tentu balasan di akhirat pun akan baik, demikian pula sebaliknya.

Memang Perasaan dan bisikan akan terus ada.

Namun manusia punya akal, untuk tau mana yang bathil dan haq.

Ingatlah, ketaatan itu adalah buah dari orang yang kuat.

 “Demi Allah, tidaklah dunia dibandingkan akhirat kecuali seperti seseorang dari kalian mencelupkan jarinya ke laut, maka lihatlah apa yang tersisa di jarinya jika ia keluarkan dari laut?”(HR Muslim no 2868)

Sabtu, 27 Desember 2025

7 Prinsip Persuasi Robert Cialdini

 TUJUH PRINSIP PERSUASI CIALDINI


Profesor psikologi dan pemasaran asal Amerika, Robert Cialdini adalah orang yang ahli di bidangnya. Dia adalah ilmuwan yang paling banyak dikutip di bidang persuasi. 


Hal ini tidak mengherankan: dia meneliti prinsip-prinsip persuasi selama bertahun-tahun dan menjadikannya transparan juga berhasil diterapkan.


Dia melakukan hal ini melalui penelitian literatur dan klinis, juga dengan menyamar sebagai dealer mobil, penjual door-to-door, dan pengiklan. 


Berdasarkan semua penelitian tersebut, dia menyimpulkan ada tujuh prinsip persuasi yang dapat kita gunakan untuk memengaruhi orang lain. Dia menguraikan enam di antaranya dalam bukunya Influence-The Psychology of Persuation, yang telah terjual lebih dari empat juta eksemplar di seluruh dunia. Dia kemudian menambahkan prinsip ketujuh.


1.Timbal balik

Kita merasa wab mengembalikan apa yang kita terma sebelumnya. tu sebabnya memberkan sesat kepada pengunjung Anda sebelum Anda mengundang mereka ke perilaku yang dinginkan adalah hal yang cerdas.


2.Komitmen dan konsistensi

Kita ingin bertindak konsisten dengan tindakan dan posisi kita sebelumnya.Itu mengapa sebaiknya gunakan langkah-langkah kecil untuk menarikpengunjung Anda menuju perilaku yang dinginkan. 


3.Bukti sosial

Jika ada keraguan dan pillhan yang berlebihan, kita membiarkan diri kita dibimbing oleh orang-orang di sekitar kita. Itu mengapa menunjukkan bahwa orang lain juga melakukan perilaku yang dinginkan adalah hal yang cerdas. 


4.Kesukaan

Kita lebih cenderung mengatakan ya kepada orang yang kita sukai. Itu sebabnya memberikan alasan kepada pengunjung agar menyukai Anda adalah hal yang cerdas, seperti memberikan pujian dan menekankan


5.Otoritas

Kita memercayai orang-orang yang memiliki lebih banyak pengetahuan dan keahlian daripada kita. Oleh karena itu, menunjukkan Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat dikembangkan oleh pengun-jung Anda adalah tindakan yang cerdas. 


6.Kelangkaan (scarcity)

Kita memberi nilai lebih pada sesatu ketika hal itu terbatas atau hanya tersedia sementara waktu. Itu sebabnya membuat sesuatu menjadi lebih menarik dengan menekankan ketersediaannya yang terbatas, baik dari segi kuantitas maupun waktu adalah hal cerdas.


7.Kesatuan

Kita lebih cenderung memercayai orang-orang yang merupakan bagian dari kelompok yang sama dengan kita. Oleh karena itu, menciptakan rasa kebersamaan atau memanfaatkan kesatuan yang kita rasakan dengan orang lain adalah hal cerdas.


(Diambil dari buku Online Influence, Bas Wouters & JORIS Groen) 


Sabtu, 20 Desember 2025

Visi Yang Beri Kekuatan

 Tujuan Hakiki Beri Kekuatan


Perasaan dan emosi yang muncul pada diri Anda tidak terjadi begitu saja. Hal tersebut dipengaruhi oleh reaksi kimia yang ada dalam tubuh. Reaksi inilah yang bertanggung jawab terhadap perasaan positif/ negatif.

Salah satu reaksi kimia yang dihasilkan adalah hormon Dopamin. Dopamin adalah hormon kesenangan yang dilepaskan ketika Anda berusaha mencapai tujuan. 

Hormon ini memotivasi Anda untuk bekerja keras mencapai tujuan. Inilah hormon yang membuat Anda waspada dan fokus.

Dan Kadar dopamin meningkat ketika anda punya TUJUAN/VISI kehidupan.

Luar biasanya Allah sudah berikan petunjuk apa tujuan hidup manusia. Anda cukup berpegang dengannya dan anda tidak akan tersesat, bahkan mendapat kekuatan.

Ketika tau tujuan hakiki kemana,setiap proses akan terasa ringan.

Sebab paham apa yang dilakukan dalam rangka perberat amal kebaikan.

Dan ada yang bukan sembarang amal, yang bisa sangat berat timbangannya. 

Yaitu amalan untuk tegaknya aturan yang bisa berikan Rahmat Semesta Alam.

Mau berperan di bidang apapun, yang penting harus ikut ambil bagian.

Keluarkan segala potensi, pasti ada yang bisa muncul dari diri.

Ingat bukan Al-Khaliq yang butuh kita, tapi kita yang butuh Diri-Nya.

Menjadi hamba yang menjalankan setiap amanah-Nya.

Terus semangat berjuang wahai kawan, semoga kelak di hari kebangkitan disatukan dalam barisan Liwa Al Hamdi yang akan dikibarkan oleh Rasulullah ﷺ.

“Barangsiapa yang urusan akhirat adalah pusat perhatiannya, Allah letakkan kekayaan dalam hatinya, urusannya menjadi bersatu & rezeki dunia akan menjadi lapang dan sedang orang yang pusat perhatian urusan dunia, Allah letakkan kemiskinan di pelupuk matanya,urusannya tercerai berai & rezekinya menjadi sempit” (HR. Tirmidzi)

Salam Sukses Berkah Berlimpah!


Selasa, 25 November 2025

Kendalikan Pikiran Raih Kesuksesan

 Ibarat cuaca buruk dibawah awan, belum tentu buruk diatas awan..


Begitu juga Manusia menurut riset memiliki 60.000-80.000 pikiran sehari.

Namun hanya satu pikiran di satu waktu, berganti melintas dengan cepat. 

Kadang negatif, kadang positif berganti-ganti..


Hebatnya pikiran ini bisa pengaruhi perasaan yang kemudian lahirkan tindakan..


Pikiran positif hasilkan perasaan optimis, tenang, semangat, happy, yang akhirnya lahir tindakan yang produktif.


Sebaliknya pikiran negatif hasilkan perasaan marah, takut, benci, dll yang juga lahirkan tindakan yang sama buruknya.


Jadi berpikirlah yang positif dimana selain lebih produktif juga hasilkan hormon yang bisa minimalisir stres membawa pada ketenangan jiwa.


Salam Sukses Berkah Berlimpah!