banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Sabtu, 30 September 2023

4 Penghambat Datangnya Rezeki

4 PENGHAMBAT DATANGNYA REZEKI


1. Suka tidur pagi bisa jadi penghambat datangnya rezeki.

Karena waktu pagi adalah waktu penuh berkah.

Dari sahabat Shakhr Al-Ghamidiy radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”


2.Bermalas-malasan juga jadi sebab rezeki sulit datang. Karena seorang muslim dituntut kerja dan tawakkal pada Allah. Contohilah burung seperti yang disebutkan dalam hadits berikut.

Seandainya kalian benar-benar bertawakal kepada Allah, tentu kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali pada sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi, no. 2344; Ibnu Majah, no. 4164; Ahmad, 1:30. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)


3.akwa itulah pembuka pintu rezeki. Allah berfirman dalam ayat,


Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi segala sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)


4. Tidak amanah, ini juga jadi sebab orang sulit percaya. 

Kalau yang lain sulit percaya, bagaimana ia mudah mendapatkan pekerjaan, mendapatkan tanggungjawab sehingga mendapatkan rezeki dengan mudah?

Ketahuilah bahwa orang yang berkhianat terhadap amanat pun menyandang salah satu sifat munafik. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Tiga tanda munafik adalah jika berkata, ia dusta; jika berjanji, ia mengingkari; dan ketika diberi amanat, maka ia ingkar.” (HR. Bukhari, no. 33 dan Muslim, no. 59).


Selasa, 26 September 2023

4 Penyebab Manusia Diberi Cobaan Hidup

Sebab Kenapa Manusia diberi Cobaan

  1. Sebagai penebus dosa-dosa : “Cobaan senantiasa menimpa kepada orang mukmin lelaki dan wanita kepada dirinya, anaknya dan hartanya, sampai dia bertemu dengan Allah, sementara dia tidak ada kesalahannya (dosanya),” HR. Tirmidzi, (2399) dinyatakan shoheh oleh Albani di ‘Silsilah Shahihah, (2280).
  2. Mendapatkan pahala dan diangkat derajatnya : “Apa yang menimpa sorang mukmin dari duri dan yang lebih besar lagi melainkan Allah akan mengangkat derajat untuknya atau menghilangkan dosa baginya.” (HR.Muslim)
  3. mengeluarkan sifat sombong dari diri seseorang dan menjadikan lebih dekat kepada Allah.: ”(dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah(mu) [At-Taubah/9: 25].
  4. Ujian mengingatkan anda dosa-dosa anda agar bertaubat darinya : “Dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.” [An-Nisa’/4: 79]

Sabtu, 23 September 2023

4 Penyebab Hati Selalu Merasa Kurang

Terkadang, betapapun banyak yang Allah berikan, masih saja seseorang merasa miskin dan kurang. Sehingga hidupnya tidak pernah bahagian karena terkungkung oleh perasaannya yang senantiasa merasa kurang. Diantara Penyebabnya :


1.Ambisinya Hanya Untuk Dunia

“Barangsiapa ambisi terbesarnya adalah dunia, maka Allah akan cerai-beraikan urusannya, Allah jadikan kefaqiran di depan matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali sesuai apa yang telah ditetapkan baginya. Barangsiapa yang ambisi terbesarnya adalah akhirat, Allah akan memudahkan urusannya, Allah jadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam ia tidak menyangkanya” (HR. Ahmad)


2.Jarang Bergaul Dengan Orang Miskin

“Ada seorang yang mengeluhkan kerasnya hatinya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka beliau bersabda kepada orang tersebut: “Jika engkau ingin melembutkan hatimu, berilah makanan pada orang miskin dan usaplah kepala anak yatim” (HR. Ahmad, 2/ 263, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no. 854).


3.Kurang Mensyukuri Nikmat Yang Kecil

“Orang yang tidak mensyukuri yang sedikit, ia tidak akan bersyukur pada nikmat yang banyak” (HR. Ahmad)


4.Malas Beribadah

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: Wahai manusia! Habiskan waktumu untuk beribadah kepada-Ku, niscaya Aku penuhi dadamu dengan kecukupan dan akan Aku tutup kefaqiranmu. Jika engkau tidak melakukannya, maka akan Aku penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak akan tutup kefaqiranmu’” (HR. At Tirmidzi)

Kamis, 21 September 2023

4 Ciri Hidup Berkah

Orang yang hidupnya penuh dengan keberkahan dan tidak mendapatkan keberkahan tentu saja memiliki perbedaan di antara keduanya. Ada empat ciri ketika seseorang mendapatkan keberkahan dalam hidupnya, yaitu :


a. Selalu Mengingat Allah

Allah Swt. berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (yaitu) orang-orang yang mendirikan sholat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. Al-Anfal: 2-3)

b. Sabar dalam Menghadapi Ujian

Allah Swt. berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (QS. Ali Imran: 200)


c. Istiqomah dalam Melakukan Kebaikan

Allah Swt. berfirman:

Dan bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu dan Rasul-Nya (Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Barang siapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh dia diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS. Ali Imran: 101)


d. Dilapangkan Dadanya

Allah Swt. berfirman:

Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) 
Islam.” (QS. Al-An’am:125)

Sabtu, 16 September 2023

Hukum Bertepuk Tangan

Hukum bertepuk tangan dalam suatu forum, misalnya saja tabligh akbar, adalah mubah. Sebab, bertepuk tangan termasuk perbuatan jibiliyah (fitrah yg dilakukan manusia) yang hukum asalnya mubah, sepanjang tidak ada dalil yang mengharamkan


Namun, hukumnya bisa menjadi haram, apabila diduga kuat menjadi sarana (wasīlah) kepada yang haram. Ini sesuai kaidah fiqih : “Al-wasīlah ilā al-harām harām” (Segala sesuatu yang dapat mengantarkan kepada yang haram, hukumnya haram). 


Misalnya, bertepuk tangan dalam pertunjukan dangdut yang mengumbar aurat atau menyajikan nyayian yang haram. Ini akan mengokohkan, menyemangati, atau mendukung sesuatu yang jelas telah diharamkan. 


Ada pihak yang tidak membolehkan bertepuk tangan, berdalil firman Allah SWT :

 

وَمَا كَانَ صَلَاتُهُمْ عِنْدَ الْبَيْتِ اِلَّا مُكَاۤءً وَّتَصْدِيَةًۗ فَذُوْقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُوْنَ

 

“Dan salat mereka di sekitar Baitullah itu, tidak lain hanyalah siulan dan tepuk tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.” (QS al-Anfaal [8] : 35)

 

Namun, ayat tersebut sebenarnya tidak melarang tepuk tangan itu sendiri, melainkan tepuk tangan yang dimaksudkan sebagai ibadah. Ini dapat diketahui dari sababun nuzul dari ayat tersebut, yang berkaitan dengan kaum kafir Quraisy yang bertawaf mengelilingi Ka’bah seraya bersiul dan bertepuk tangan. (Imam Jalaluddin as-Suyuthi, Tafsīr al-Jalālayn, hlm. 133).

 

Jadi, yang diharamkan bukanlah tepuk tangan  itu sendiri, melainkan bertepuk tangan yang diniatkan sebagai ibadah. Adapun tepuk tangan yang tidak diniatkan sebagai cara beribadah kepada Allah, melainkan hanya dimaksudkan untuk mendukung, setuju, atau sepakat terhadap sesuatu, hukumnya tetap mubah dan tidak mengapa. Kaidah fiqihnya  : “Al-umūr bi maqāshidihā.”  (Segala perkara itu hukumnya bergantung pada tujuan-tujuannya). (‘Abdul Hamid Hakim, Al-Mabādi` Al-Awwaliyah, hlm. 22). Wallāhu a’lam.


(Diambil dari materi KH.Shiddiq Al Jawi)

Kamis, 14 September 2023

Truly Muslimpreneur

TrulyMuslimpreneur

Sosok sahabat Rasulullah SAW yg dijamin masuk surga adalah sosok pengusaha pejuang. Mereka hebat dalam bisnis, tapi juga hebat dalam ilmu dan dakwah. 

Terjun langsung ke medan perjuangan dengan bekal kekuatan iman, kekuatan fisik, kekuatan ilmu, dan kekuatan jiwa yang luar biasa!

Begitulah sejatinya TrulyMuslimpreneur. Semoga kita bisa mengikuti jejaknya. 

Bisnis!!
Ngaji !!
Dakwah!!
Gas Poll!!

Allahuakbar!!

Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Selasa, 12 September 2023

Mau Sukses ? Jadikah Kuat!

Mau Sukses?

Perintah Allah Jadilah Kuat!


Orang-orang juara berjiwa pejuang dan bervisi pemenang. Ia tidak kenal lelah. Sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai. Itulah yang dicontohkan suri teladan Rasulullah saw


Rasulullah bersabda dalam hr muslim :

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah ‘Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah. Pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allah (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah…”


Sifat kekuatan dalam hadis ini tidak terbatas pada kekuatan fisik , tapi mencakup kekuatan iman, kekuatan ilmu , dan kekutan jiwa 


Nah mulai sekarang Tidak ada waktu mundur ke belakang meski selangkah. Fokus menatap masa depan yang gemilang, sebelum sampai pada perjumpaan dengan Allah yang dinantikan sebagai jiwa-jiwa yang tenang 


Janganlah kalian bersikap lemah dan jangan (pula) kalian bersedih hati. Padahal kalianlah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya) jika kalian orang-orang yang beriman (QS Ali Imran [3]: 139).


Salam sukses berkah berlimpah!