Salah satu kunci sukses yang harus diyakini semua pengusaha adalah adanya sinergi. Sinergi disini berarti kita harus menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk dapat meraih kesuksesan di dalam berbisnis. Bahkan Nabi Muhammad SAW pun menjadi pebisnis yang handal dengan bersinergi.
Dengan sinergi perusahaan/bisnis dapat berkembang dengan pesat karena sinergi yang pas akan menjadi nilai kali/leverage. Sinergi disini yaitu menjalin mitra kerjasama, misal didalam bisnis produk jadi, bisa bersinergi dengan mencari mitra distribusi. Lalu misal bisnis lainnya dengan pola waralaba/franchise dimana franchisee merupakan mitra usaha kita.
Kunci keberhasilan bersinergi adalah dimana mendapatkan mitra yang dapat bekerjasama dalam jangka panjang. Berikut tips memilih mitra menurut buku Harvard Business School, dimana ada 3 hal yang menjadi perhatian utama :
1. Purpose : Tujuan keseluruhan
2. Identity : Karakter - Harus digali lagi
3. Values : Nilai yang diyakini
Dimana ketiga hal tersebut harus sejalan atau sama dengan yang kita yakini. Gunakan proses mirroring / berkaca, dimana jika ketiga hal tersebut sesuai satu sama lain berarti dialah orang ideal menjadi mitra bisnis kita.
Kunci Kesuksesan di dalam bermitra/bekerjasama :
1.Hubungan horisontal : dimana keuntungan seimbang dalam artian adil sesuai kapasitas masing-masing.
2. Kedua belah pihak harus memiliki standart kualitas yang tinggi
3. Ada kecocokan/ kesamaan nilai yang diyakini.
Nilai utama yang harus selaras dari mitra adalah : KEJUJURAN DAN KEADILAN
Dimana misalkan harus ada transparansi dalam hal biaya antara perusahaan kita dengan mitra distribusi, Pendekatan personal sangat penting untuk mengetahui hal nilai kejujuran dan keadilan tersebut. Lakukan wawancara untuk mengetahui sebelum kemitraan berlangsung
Cara mengelola Mitra :
1. Memahami kontribusi laba mitra, tingkat persediaan, strategi bagi mitra
2. Perhatian yang tulus, manajemen yang aktif, promosi penjualan, kepastian produk
3. Memahami sudut pandang dan tingkat kepuasan mitra
4. Adanya integrasi : Saling berbagi informasi dan perencanaan strategi bersama.
Mitra harus aktif menyebarkan informasi tentang merek, terutama dalam hal misi sosial dan lingkungan. Supaya mitra mau aktif mengkampanyekan informasi tersebut lakukan pendekatan personal ke mitra secara konsisten tentang pentingnya kampanye tersebut, yang kan berdampak pada peningkatan penjualan dan brand image dimata masyarakat.
Hal BESAR di awali dari sesuatu yang kecil. Begitu pula dalam menggapai kesuksesan, tidak ada yang instan semua butuh proses dan perjuangan. Inilah blog mengenai perjalanan, pengalaman, pembelajaran, petunjuk, hidayah dan PERJUANGAN. Semoga kita dapat menggapai kesuksesan hidup di dunia dan akhirat.
banyak memberi banyak menerima
Senin, 28 Maret 2011
Senin, 07 Maret 2011
Ingin SUKSES ? perbaiki karaktermu..
"Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakterlah yang melahirkannya. "
-Albert Einstein-
Begitu pula kesuksesan di dalam berbisnis atau kesuksesan dalam bekerja di perusahaan, untuk sukses yang dibutuhkan dominan karakter ketimbang kecerdasan. Kecerdasan muncul seiring karakter sukses yang dimilikinya.
Berikut ulasan menarik mengenai karakter yang dimiliki oleh pribadi sukses.
Begitu pula kesuksesan di dalam berbisnis atau kesuksesan dalam bekerja di perusahaan, untuk sukses yang dibutuhkan dominan karakter ketimbang kecerdasan. Kecerdasan muncul seiring karakter sukses yang dimilikinya.
Berikut ulasan menarik mengenai karakter yang dimiliki oleh pribadi sukses.
Topik ini diambil dari sebuah buku yang berjudul ‘The New Alchemist‘ karangan Charles Handy, seorang pengamat dan guru ekonomi yang berada di Inggris. Beliau melakukan survei terhadap sekian ratus orang sukses di Inggris dan mencari karakteristik yang sama yang dimiliki pribadi-pribadi sukses itu.
Hasilnya adalah,
Pertama, orang sukses selalu mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap apa yang ia jalankan. Dedikasi itu
bisa berupa komitmen, kecintaan, atau ambisi untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik.
Kedua, determinasi. Kemauan untuk mencapai tujuan, bekerja keras, berkeyakinan, pantang menyerah dan kemauan untuk mencapai tujuan yang diinginkannya.
Ketiga adalah berbeda dengan orang lain. Karakteristik ketiga ini sangat menarik. Ternyata orang-orang sukses memakai jalan, cara atau sistem bekerja yang berbeda dengan orang lain pada umumnya.
Kedua, determinasi. Kemauan untuk mencapai tujuan, bekerja keras, berkeyakinan, pantang menyerah dan kemauan untuk mencapai tujuan yang diinginkannya.
Ketiga adalah berbeda dengan orang lain. Karakteristik ketiga ini sangat menarik. Ternyata orang-orang sukses memakai jalan, cara atau sistem bekerja yang berbeda dengan orang lain pada umumnya.
Setelah dilakukan survei yang lebih mendalam, beliau menemukan juga tiga hal pokok yang mempengaruhi orang menjadi sukses.
Pertama, di masa kecil seseorang mengalami suatu kejadian atau melihat sesuatu yang luar biasa sehingga memberikan inspirasi tinggi kepadanya untuk menjadi sukses. Selain itu, kemiskinan di masa kecil juga turut memberikan inspirasi kepada seseorang untuk meraih sukses.
Kedua, pendidikan. Proses pendidikan terjadi di dalam dan di luar sekolah. Pendidikan dapat berupa pengalaman bekerja dengan orang yang sukses, menemui guru atau dosen yang memberikan inspirasi serta menemui pakar atau mentor yang baik. Hal-hal tersebut ternyata sangat berpengaruh terhadap sukses atau tidaknya seseorang di masa yang akan datang.
Ketiga adalah peristiwa atau orang penting lain yang kritikal dalam perjalanan hidup seseorang. Pertemuan dengan seseorang yang sangat pandai dan cerdas, sangat baik serta sukses di dunia bisnis bisa jadi memberikan inspirasi pada seseorang untuk mencapai sukses.
Semoga dapat memberikan pandangan baru bagi kita..
Semua orang bisa sukses...
Success is our right !!
Selasa, 18 Januari 2011
Tips Manajemen Waktu Saat Bekerja
Hal yang kadang sering kita hadapi saat bekerja adalah seperti banyaknya pekerjaan yang menumpuk dan tak kunjung selesai.
Berikut tips yang bisa di pergunakan :
1. Saat pertama datang langsung buka buka catatan pribadi (yang tak minta masing-masing punya), lalu agendakan pekerjaan apa saja yang hendak dilakukan hari ini. tulis disitu per point apa saja, disampingnya sertakan berapa lama waktu pengerjaan.
2. Buat skala prioritas : pekerjaan yang terkejar dead line, langsung dikerjakan yang pertama. jika skalanya sama. utamakan pekerjaan yang mudah dulu.
3. Coret atau tandai bagi pekerjaan yg telah selesai dikerjakan. (dikerjakan yang mudah dulu otomatis banyak point yang tercoret, bagus utk psikologi)
4. Waktu pengerjaan harus disiplin, jika waktu pengerjaan 1 jam, selesaikan dengan waktu 1 jam. jika 15 menit ya 15 menit. harus dibiasakan disiplin terhadap diri sendiri. ini penting supaya pekerjaan dalam 1 hari bisa selesai semua.
5. kadang ada pekerjaan mendadak yang tiba2 harus diselesaikan, oleh karenanya di agenda kita spare waktu utk pekerjaan yang mendadak.
6. Catat setiap pekerjaan lain jika ada pekerjaan baru,utk hari esoknya (ini gunanya agenda mencatat perintah2 dari atasan, supaya tidak perlu ditagih atau diminta berulang kali oleh atasan), namun jika bisa diselesaikan hari ini langsung selesaikan atau cicil hari ini.
7.Hindari hal2 yang bisa mengalihkan konsentrasi, seperti membalas SMS yang kurang penting (sebaiknya ditunda sms nanti setelah pekerjaan 1 selesai). Karena hal-hal kecil seperti inilah yg sering buat kita capek. karena konsentrasi teralih, dan ketika akan konsentrasi pekerjaan kembali menjadi berat. Kurangi senda gurau.
8. Tulus ikhlas didalam bekerja. Bekerja adalah ibadah jika kita ikhlas menjalankannya semua pekerjaan akan terasa ringan, jangan anggap sebagai beban. bekerja lakukan yang terbaik, untuk meraih yang terbaik.
jalankan kegiatan tersebut otomatis jika rutin hasilnya akan sangat mencengangkan, terkadang waktu yang tadinya serasa kurang terus, menjadi malah bersisa.. Pikiran menjadi tenang dan terhindar dari Stress.. Waktu bersisa bisa
Inilah pentingnya manajemen waktu.
sukses untuk kita semua...
mewujudkan mimpi bersama..
AGUNG NS
Selasa, 21 Desember 2010
Rahasia Sukses Memimpin
Orang yang sukses adalah orang yang mampu memimpin dengan baik. Rahasia-rahasia mengenai kepemimpinan adalah Gairah, Motivasi, Etika, Keberanian, Komunikasi, Pertimbangan, dan Wawasan.
Gairah
Gairah memberikan energi.
Motivasi
Motivasi menarik para pengikut
Etika
Etika membangkitkan kepercayaan dari semua komponen
Keberanian
Keberanian memberikan tulang punggung yang dibutuhkan untuk membuat keputusan-keputusan yang sulit
Komunikasi
Komunikasi menyampaikan pesan dengan tepat
Pertimbangan
Pertimbangan mendukung pembuatan keputusan yang baik
Wawasan
Wawasan memberikan kapasitas untuk menyeleksi orang yang tepat, peran yang tepat untuk diri sendiri, tujuan yang tepat, strategi yang tepat.
taken from the book CEO Logic, by C.Ray Johnson
Senin, 25 Oktober 2010
Tips Manajemen Waktu
Waktu adalah harta paling berharga. Waktu jika berlalu tidak dapat diulang kembali. Manfaatkan waktumu gunakan dengan baik...Karena waktu lah yang bisa menentukan akan menjadi apa kamu nantinya..
Jangan Menangguhkan.
Lakukan saat ini juga.
Cara untuk mencegah penundaan adalah dengan menentukan deadline waktu untuk tujuan yang harus dicapai.
acak Aktivitas Anda. Kebanyakan orang akan menemukan kalau mereka memiliki tiga jam dalam tiap hari yang sebenarnya dapat digunakan untuk hal yang lebih membangun atau tindakan yang efisiean. Kurangi waktu yang Anda gunakan untuk bertelepon, membolak-balik majalah atau surfing di web yang tak mengahasilkan apapun, dan batasi kegiatan-kegiatan yang tak penting.
Berkonsentrasi Pada Hasil. Banyak orang melewatkan waktu mereka sepanjang hari dengan aktivitas yang hiruk-pikuk, tapi hanya sedikit membuahkan hasil. Itu semua terjadi karena mereka tak berkonsentrasi pada hal yang benar. Dengan lebih berkonsentrasi pada sedikit prioritas 'utama' secara teratur, Anda dapat mencapai lebih banyak hal dalam waktu singkat.
Ingat Prisip 80/20. 20% aktivitas Anda akan memberi Anda 80% dalam bentuk hasil. Tujuan Anda adalah mengubah ini untuk memastikan kalau Anda berkonsentrasi sebanyak usaha yang mungkin Anda lakukan untuk hasil tertinggi dari tujuan.
Gunakan Waktu Perjalanan Dengan Bijaksana. Sebagai contoh, jika Anda memilih naik bus atau kereta untuk menuju tempat kerja, apakah ini menyediakan kesempatan untuk membuat penggunaan waktu Anda jadi lebih baik? Atau jika Anda nyetir sendiri, apa Anda bisa mendengarkan rekaman pendidikan atau motivasional yang dapat membuat Anda memperbaiki ketrampilan dan lebih produktif?
Merespon Dengan Cepat. Ketika memungkinkan, lakukan tindakan pada hari yang sama saat Anda menerimanya. Jangan biarkan komputer, meja dan pikiran Anda jadi bertumpuk dengan hal yang tak berguna.
Bersikap Tegas. Belajarlah berkata tidak pada orang lain. Waktu Anda sangat berharga. Jadi jangan biarkan orang lain menentukan atau memanfaatkan Anda untuk kepentingan rencana mereka. Batasi gangguan sebisa mungkin. Tutup pintu Anda, matikan nada dering telepon atau minta dengan terus terang agar Anda tidak diganggu.
Jadwalkan Waktu Untuk Bersantai. Saat Anda mengatur waktu dan bisnis Anda, pastikan untuk menyisihkan saat untuk bersantai. sumber: kompas
Senin, 27 September 2010
Menjadi Entrepreneur atau Intrapreneur ?
Menjadi Entrepreneur ataupun Intrapreneur (profesional) masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Entrepreneur tentu memiliki potensi penghasilan jauh lebih tinggi daripada seorang Intrapreneur, tetapi resiko yang dihadapi oleh seorang Entrepreneur juga jauh lebih tinggi.
Coba anda perhatikan, seorang Entrepreneur pada waktu memutuskan memulai sebuah usaha, paling tidak dia membutuhkan sebidang tanah dan bangunan. Selain itu Entrepreneur juga perlu membeli peralatan untuk menunjang bisnisnya. Sampai di tahap ini yang dilakukan seorang Entrepreneur adalah mengeluarkan uang. Siapkah anda? kalau sudah siap, kita lanjutkan ke tahap berikutnya.
Seorang Entrepreneur yang baru memulai usaha HARUS SIAP bekerja keras (mungkin 12 jam, mungkin juga 20jam), Entreprenur tidak boleh menyerahkan begitu saja kepada karyawannya. Entrepreneur harus memberikan teladan terlebih dahulu kepada karyawannya. Jadi menjadi seorang Entrepreneur sebelum mendapatkan passive income anda harus siap 'ngesot' membangun pondasinya. Siapkah anda bekerja keras? Entrepreneur harus siap berkorban dan menyiapkan mentalnya untuk bersakit-sakit dahulu. Artinya jangan mengambil dan menikmati uang perusahaan anda terlebih dahulu sebelum perusahaan anda benar-benar kuat. Entrepreneur harus memiliki mental MEMBERI, dia siap untuk memberi lebih banyak kepada perusahaannya, siap mensejahterakan karyawannya, siap untuk tidak bergaya hidup mewah terlebih dahulu. Siap? kalau siap silakan Action! Bagaimana dengan Intrapreneur? jangan mudah termakan dengan pendapat yang mengatakan menjadi karyawan tidak akan bisa sukses. Pendapat ini benar jika dalam konteks karyawan yang dimaksud adalah karyawan yang bekerja tanpa motivasi yang baik. Tetapi jika karyawan yang dimaksud adalah Intrapreneur, pendapat diatas tidak benar. Seorang yang ingin menjadi Intrapreneur harus siap meng-Upgrade dirinya dengan pengetahuan-pengetahuan baru dan harus memiliki MENTAL PENGUSAHA (sudah disampaikan diatas) sekaligus kemampuan leadership.
Anda bisa melihat dari seorang Jack Welch, mantan CEO General Electric. Dia bukanlah pemilik General Electric, tapi siapakah yang berani mengatakan dia tidak sukses secara finansial? Manakah yang paling cocok untuk anda? Entrepreneur atau Intrapreneur? sesuaikan dengan karakter anda, kalau anda menyukai hal yang bersifat rutinitas dan TIDAK TERLALU beresiko, Intrapreneur lebih cocok untuk anda, jika sebaliknya anda lebih menyukai kebebasan dan suka dengan resiko, maka Entrepreneur cocok untuk anda. Andalah yang paling tahu. Dalam memutuskan jangan termakan pendapat kiri-kanan. Semua pekerjaan asal dikerjakan dengan sepenuh hati pasti bisa sukses. Asalkan jangan lupa BERDOA!!
Minggu, 26 September 2010
Rahasia sukses bisnis Rasulullah muda
Pakar ekonomi Internasional dan CEO Perusahaan Global Eco Rescue Ltd di London, UK dan Alabama - Laode Kamaluddin (2007) menjelaskan rahasia sukses bisnis Rasulullah muda :
- Menjadikan bekerja sebagai ladang menjemput surga
- Tidak tawar menawar dengan kejujuran dan kepercayaan (mutlak)
- Jago mewujudkan "mimpi"
- Berpikir visioner, kreatif dan siap menghadapi perubahan
- Memiliki planning dan goal setting yang jelas
- Pintar mempromosikan diri
- Membayar gaji karyawan sebelum kering keringatnya
- Mengetahui rumus bekerja dengan cerdas
- Utamakan sinergisme
- Berbisnis dengan cinta
- Pandai bersyukur dan berucap terima kasih
- Menjadi manusia paling bermanfaat.
Bukti kesuksesan beliau, pada usia 25 tahun menikah dengan memberikan mahar berupa 20 ekor unta merah (unta terbaik saat itu), kalau dirupiahkan sekarang setara @ 300 juta = dikali 20 ekor = Rp.6.000.000.000 (enam milyar) ini bukan hutang, dan itu baru maharnya. Dan hasil bisnisnya untuk disumbangkan ke fakir miskin dan kaum dhuafa yang jumlahnya tidak kurang 600 unta setiap tahun (+-180 milyar) .
Langganan:
Postingan (Atom)




