banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Minggu, 26 April 2015

Syarat Kerja Bernilai Ibadah

Mungkin Anda sering mendengar bahwa kerja adalah ibadah. Bahkan untuk menguatkan hal itu para pembicara menyampaikan hadits yang intinya, “Ada dosa yang tidak bisa dihapus dengan sholat, zakat, puasa dan haji sekalipun tetapi hanya bisa dihapus dengan kelelahan karena mencari nafkah penghidupan.” Nah, salah satu cara mencari nafkah adalah dengan bekerja.
Namun benarkah bekerja itu ibadah? Tergantung. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar kerja Anda bernilai ibadah. Pertama, niatkan bekerja sebagai cara mendekatkan diri kepada Allah. Ibadah memang bukan hanya di tempat ibadah atau saat menjalankan aktivitas ritual. Semua sendi adalah ibadah, termasuk bekerja.
Bahkan hal yang kecil, contohnya masuk kamar mandi ibadah, membuang sampah pada tempatnya juga ibadah. Semua hal dimana Anda menyertakan Allah dalam aktivitas itu, berpeluang besar bernilai ibadah.
Kedua, cara yang dilakukan harus benar. Niatnya benar tapi caranya keliru tak akan bernilai ibadah. Anda sholat, niatnya benar karena Allah, tetapi sujudnya diganti dengan koprol, walau Anda ikhlas tak akan bernilai ibadah. Begitu juga dengan bekerja. Cara bekerjanya harus benar, di tempat yang benar, tidak bertentangan dengan ketentuan-Nya.
Jadi, walau Anda ikhlas karena Allah tetapi Anda bekerja di tempat yang diharamkan atau memperoduksi barang dan jasa yang dilarang oleh Sang Pemberi Rezeki maka lelah Anda selama bekerja tak ada nilainya di sisi Allah. Anda hanya memperoleh penghasilan tetapi tidak memperoleh ganjaran. Sungguh rugi, bekerja mencari rezeki tetapi justru menjauh dari Sang Pemberi Rezeki.
Ketiga, Anda harus enjoy, tulus dan senang. Segala sesuatu yang dilakukan dengan mengeluh dan penuh keterpaksaan tidak akan bernilai ibadah. Jadi bila Anda kerja, namun Anda lebih sering terpaksa, mengeluh, bahkan terkadang mencaci perusahaan tempat Anda bekerja maka jangan berharap Anda mendapat pahala. Anda mungkin mendapat gaji yang utuh tetapi pahala dan keberkahan rezeki akan menjauh dari Anda.
Bagaimana agar bekerjanya enjoy? Bekerjalah dengan passion Anda, agar lelah, keringat dan jerih payah Anda mendapat balasan berlimpah di dunia (penghasilan, penghargaan dll) dan juga bisa menjadi bekal untuk kehidupan setelah dunia. Itulah pentingnya Anda menemukan passion dan bekerja sesuai dengan passion. Karena dengan cara itu Anda berpeluang besar mendapatkan keuntungan di dunia dan tempat terhormat di kehidupan akhirat.
Ingatlah ketiga hal tersebut di atas: niat, cara dan enjoy agar kerja Anda bernilai ibadah. Sehingga, penghasilan berlimpah, pahala terus bertambah dan hidup semakin SuksesMulia dan berkah.
Salam SuksesMulia!

Sumber : http://jamilazzaini.com/benarkah-kerja-ibadah/

========

“Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (profesional atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla.” (HR Ahmad).
“Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya keterampilan kedua tangannya pada siang hari, maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah” (HR Ahmad).
"Mencari rezeki yang halal adalah wajib sesudah menunaikan yang fardhu (seperti shalat, puasa, dll)." (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)

Jumat, 20 Maret 2015

Beriklan Sesuai Syariah, Solusi Pemasaran Berkah

Bila kita menilik perkembangan periklanan modern yang muncul sekitar tahun 1945-an sampai sekarang, maka desain iklanyang tampil di berbagai media hampir tidak mengalami perubahan yang signifikan. Produk-produk kecantikan seperti alat kosmetika, sabun, shampoo, dan lain-lain masih menggunakan gambar sosok wanita cantik yang membuka aurat. Hal ini merupakan suatu kesengajaan karena aurat yang dipertontonkan dalam iklan-iklan tersebut memang ditujukan untuk memperlaris dan mempermudah produsen  dan pengiklan dalam memasarkan produknya.

Tidak berhenti sampai di situ, menjajakan produk dengan mengumbar aurat, bahkan kalau perlu melakukan pose telanjang menjadi perkara yang seringkali dilakukan pengiklan kelas dunia. Giorgio Armani misalnya, ketika memasarkan produk underwear for men menggunakan endorser David Beckham, satu dari pemain sepakbola termahal di dunia. Tanpa malu, giant banner-nya dengan mudah ditonton ribuan wanita pada saatlaunching. Targetnya, para wanita itu akan membujuk suami ataupun pacarnya untuk membeli dan mengenakannya seperti Beckham. Selain aurat, kisah cinta dua orang lawan jenis yang tidak terikat tali pernikahan juga menjadi bumbu iklan sepanjang masa tidak terkecuali pada produk untuk konsumen anak-anak… Sungguh sangat menyedihkan.

Namun jangan salah, iklan yang merepresentasikan pemikiran-pemikiran hedonis, sekuleris tersebut tidak kalah berbahayanya untuk umat. Inilah kreativitas bebas nilai ala Kapitalisme yang telah sukses memasukkan ide-ide yang bertentangan dengan syariah. Iklan dijadikan sebagai alat ampuh untuk membius umat dengan mengumbar janji, membujuk umat mengonsumsi hal yang tidak perlu menjadi seolah perlu, membujuk untuk memuaskan nafsu “keinginan” yang tidak berdasar “kebutuhan”…semua dikemas dalam balutan gengsi ataupun alasan gaya hidup.

Lalu bila sedemikian rusaknya periklanan ala Kapitalis, bagaimana seharusnya periklanan yang syariah itu? Apa beda periklanan yang syariah dengan yang konvensional? Bagaimana caranya agar iklan kita sesuai dengan syariah?

Beberapa pertanyaan tersebut otomatis akan terjawab apabila kita memahami gambaran umum bagaimana seharusnya seorang muslim beriklan ketika menawarkan produknya.

  1. Dalam membuat iklan harus didasari atas akidah dan syariat Islam. Kreativitas ternyata tidak bebas nilai, sama dengan status perbuatan dalam aktivitas lainnya. Termasuk produk yang diiklankan, harus merupakan produk-produk halal, bukan yang diharamkan.

    Pandangan ini biasanya akan berbenturan dengan pendapat sebagian besar masyarakat yang menyatakan bahwa kreativitas yang dibatasi oleh agama akan menjadi kreativitas yang terpasung. Padahal justru sebaliknya, banyak contoh menunjukkan bahwa semakin banyak batasan-batasan dalam periklanan, justru akan mendorong orang-orang kreatif untuk menggali lebih dalam lagi dan akan menghasilkan karya yang luar biasa di luar dugaan kita.

  2. Iklan harus jujur menyampaikan hal apa adanya, tidak membohongi konsumen. Berbicara jujur mengenai produk yang ditawarkan adalah hal yang mutlak. Membohongi konsumen akan berdampak buruk bagi brand tersebut. Kalau tidak dirasakan sekarang, bisa jadi jangka panjang.
  3. Tidak boleh berkesan produknya yang paling baik dibandingkan produk lainnya. Dengan menuliskan awalan ‘ter’… misalnya : terbaik, terharum, menuliskan bahwa produknya adalah nomer satu, paling baik, paling hebat/terhebat. Hal ini tidak boleh dilakukan karena tidak sesuai dengan akhlak Islam. Khusus poin ini, juga telah tercantum dalam Buku Etika Pariwara Indonesia terbitan P3i (Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia).
  4. Menciptakan iklan yang bernuansa edukasi. Apabila memang ingin memberikan informasi dalam iklan dengan informasi yang selengkap-lengkapnya, tidak perlu menyampaikannya secara berlebihan. Cukup dengan informasi yang cukup. Dikemas secara kreatif, tidak menggurui tetapi target memahami pesan yang disampaikan.
  5. Terakhir, periklanan syariah sebagai salah satu cara untuk berdakwah sekaligus mempromosikan produk. Tunjukkan bahwa baik barang maupun jasa bisa juga menjadi cara/uslub untuk menunjukkan kreatifitas dan indahnya Islam. Keindahan Islam tidak harus diidentikkan dengan ikon masjid, sajadah, tasbih, peci, baju koko, kubah, jubah, kalau memang produk yang dijual tidak ada hubungannya dengan itu. Keindahan Islam dapat muncul ketika pengiklan secara cermat mempelajari insight produknya, atau menemukan brand essence-nya, mengenali target audience-nya, memahami consumer journey-nya, melakukan analisis sederhana sehingga menghasilkan “what to say” dan “how to say” yang kreatif.

Allah memberi kita segenap kemampuan untuk berkreasi, dan kekuatan ketaatan sekaligus. Tergantung eksplorasi dan pembelajaran kita. Akan mampu menjual dengan kreatif atau biasa-biasa saja, semua ada di tangan kita! Semoga Sukses![]

SUMBER

www.mustanir.com/beriklan-sesuai-syariah-solusi-pemasaran-berkah.html

Kamis, 19 Maret 2015

Ilmu sebelum Amal

Ilmu Sebelum Amal | Kunci kesuksesan hidup didunia dan akhirat

Dgn ilmu sblm amal dpt mengetahui mana cara dan sistem terefektif didlm berbisnis

Dgn ilmu sblm amal dpt mengetahui mana yg dibolehkan dan dilarang oleh syariat

Amal tanpa ilmu kan hsilkan sebuah trial error yg bisa salah melangkah dan menimbulkan berbagai kerugian

Kerugian didunia masih bisa dibenahi,namun kerugian sebab dosa blm tentu dpt terbersihkan

"Allah akan meninggikan org2 yg beriman di antaramu dan org2 yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS Al Mujadalah: 11)

Kamis, 22 Januari 2015

Solusi Terbaik Dengan Berpikir Cemerlang




@AgungNSusanto

1.Share ttg berpikir spy kita mjd pribadi dgn pemikiran cemerlang yg dpt mncari solusi tuntas dlm prmslahan

2.ada 4 komponen yg mjd dasar pada proses berfikir ini yaitu Fakta,Panca Indera,Otak dan Informasi.

3.jika saja seorang manusia kehilangan salah satu dari empat komponen ini, dipastikan proses berfikirnya tidak akan sempurna.

4.berfikir memiliki tiga tingkatan, yaitu : Dangkal, Mendalam dan Cemerlang

5.Berpikir dangkal: hanya memindahkan fakta kedlm otak,tnp disertai kajian lain,dan tnp menggali indormasi lain yg relevan

6.contoh:Ketika melihat pohon mangga maka ia berfikir & menyebutkan pohon mangga itu terdiri dari akar,batang, ranting,buah mangga,daun dsb

7. Namun Dia hanya berfikir disitu saja, dan tidak berfikir lebih dari itu.ini contoh berfikir dangkal hny mmindahkan fakta saja ke otak

8.Berfikir mendalam adlah memikirkan fakta dgn mendalam,disertai dgn informasi yg mendlm ttg fakta yg dihubungkan dgn penginderaan

9.contoh:ketika melihat pohon mangga dia tdk hny dpt menyebutkan bagian2 dari pohon mangga ini tp bisa memberikan bnyk informasi mengenai >

10.terbentuknya buah mangga, penyebab daun berwarna hijau & penyebab pohon bisa tumbuh dari kecil menjadi besar.

11.bisa menjelaskan buah mangga terbentuk karena melakukan proses fotosintesis, hasil fotosintesis diedarkan keseluruh bagian tanaman dsb

12.Berpikir Cemerlang:berpikir mndlm itu sendiri dtmbh dgn mmikirkan apa yg ada disekitar fakta& apa yg terkait dgn fakta utk hasil akurat

13.Ketika melihat pohon mangga,tdk berhenti sampai spt diberpikir mendalam.

14.Juga memikirkan & mengetahui pencipta dari proses fotosintesis, pencipta dari klorofil yang memberikan warna hijau pada daun,dsb

15. Spt dlm Firman Allah SWT ini,shg pemikirannya tuntas sampai keujung akhirnya.inilah berpikir cemerlang


-------------------------------------

Terjemah Surat Al An’aam Ayat 95-99

95. Sungguh, Allah yang menumbuhkan butir (padi-padian) dan biji (kurma). Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Itulah (kekuasaan) Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?
96. Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketetapan Allah yang Mahaperkasa lagi Maha Mengetahui.
97. Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Kami telah menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.
98. Dan Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), maka (bagimu) ada tempat menetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda (kebesaran Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.
99. Dan Dialah yang menurunkan air dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya pada waktu berbuah, dan menjadi masak. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

--------------------------

16.tidak ada sst pun yg tertinggal kecuali semuanya itu diliputi oleh kejelasan & jg disertai penjelasan ttg perkara2 di balik sst tersebut

17.Dengan pemikiran mustanir itu pula dia dapat menentukan sudut pandangnya tentang kehidupan dan makna keberadaannya dalam kehidupan.

18.pemikiran yang dapat mengantarkan pada kebangkitan yang sebenarnya.yang membuat perkara2 yang samar menjadi jelas terang benderang.

19.Pemikiran cemerlang inilah yg membuat kebangkitan umat spt dicontohkan Rasulullah,dgn cepat bangkit dr sblmnya zaman jahiliyah/kebodohan

20.Yg berujung Jelas akan tujuan hidup ini. Dari mana ia berasal?untuk apa? dan hendak kemana? shg dunia dlm genggaman,bkn digenggam dunia

Kebangkitan diawali dgn perubahan pemikiran,yg membawa pd perubhan persepsi dan sikap.




Pabila ukurannya dunia maka tak kan pernah ada habisnya,sll merasa kurang dan kurang.Jiwanya miskin,pdhal hakikat kaya adlah kaya jiwa dlu

Jika Jiwa sdh kaya,ukurannya bkn asas manfaat saja,namun asas akhirat dlu yg utama (surga dan neraka)

Jika jiwa sdh kaya mau diiming2i uang milyaran pun kan teguh dlm taat,tdk kan diambil jk adlah hal yg diharamkan

Nilai materi didunia tak sebanding dgn nilai perhitungan akhirat kelak,shg mjd pribadi kuat yg ga mudah silau dgn kemilau fana

Dampaknya jk teguh dlm taat (syariat) ditambah sunatullah dijalankan,kan mjd luar biasa dahsyat

Janji Allah "Barangsiapa bertakwa kan diberikan keberkahan dari LANGIT dan BUMI!"

Mulai dilatih berpikir cemerlang,yaitu melihat fakta sampai ke ujungnya,yaitu dr panduan Sang Maha Kaya, AlQuran dan As Sunnah (Hadits)

Sabtu, 03 Januari 2015

Fokus pandangan ke depan


Kunci Sukses : Fokus Pandangan Ke Depan

Oleh Dr. Amir Faishol Fath

Saudaraku, tahukah anda bahwa kecepatan lari seekor kijang dua kali lipat lebih cepat dari singa. Pun tahukah anda mengapa singa selalu berhasil menangkap seekor kijang. Jawabannya adalah karena kijang ketika dikejar singa selalu dihantui rasa takut maka larinya tidak fokus. Kadang melihat ke belakang karena takut terkejar oleh singa. Sementara, singa fokus arahnya kepada satu kijang saja sekalipun disekitarnya banyak pilihan kijang yang lain.

Dalam Al Quran, kita diajarkan fokus ke akhirat. Bahwa dunia ini bukan tujuan. Maka siapa yang fokusnya pecah tidak akan dapat dua-duanya.

Sebaliknya, siapa yang fokusnya akhirat ia akan dapat dua-duanya sebab dunia pasti ikut. Sebab, ia pasti akan juga terurus dunianya karena ia tahu itu sarana akhirat.

Banyak orang yang jatuh dalam urusan dunianya karena tidak punya wawasan akhirat. Maka, seorang muslim hendaknya fokus urus akhiratnya dan jangan lupa dunianya. Inilah makna : wabtaghi fiima ataakallahud daaral aakhirata wa laa tans nashiibaka minad dunnya (burulah akhiratmu dan jangan lupa urusan duniamu). Dan para sejarawan ketika menganalisa sebab runtuhnya kekhilafahan Islam adalah karena mereka berubah fokus dari ngurus akhirat ke fokus ngurus dunia.
Astaghfirullah...

Demikian paparan dari Dr. Amir Faishol Fath,smoga manfaat .Fokus kedepan dgn jdkan akhirat sbg tujuan,mnambah kapasitas dgn ilmu "langit"
#Hijrah

Rabu, 26 November 2014

Merantaulah..

Nasehat indah dari Imam Asy Syafi'i :

#-Merantaulah…-

Orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman.

Tinggalkan negerimu dan hidup asing (di negeri orang).#

#Merantaulah…

Kau akan dapatkan pengganti dari orang-orang yang engkau tinggalkan (kerabat dan kawan).

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.#

#Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan..

Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, akan keruh menggenang.#

#Singa jika tak tinggalkan sarang, tak akan dapat mangsa..

Anak panah jika tak tinggalkan busur, tak akam kena sasaran.#

#Jika matahari di orbitnya tak bergerak dan terus berdiam.. tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang.#

#Bijih emas tak ada bedanya dengan tanah biasa di tempatnya (sebelum ditambang).

Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan.#

#Jika gaharu itu keluar dari hutan, ia menjadi parfum yang tinggi nilainya.

Jika bijih memisahkan diri (dari tanah), barulah ia dihargai sebagai emas murni.#

Merantaulah…

Orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman.

Tinggalkan negerimu dan hidup asing (di negeri orang)

Sumber: Diwan al-Imam asy-Syafi’i. Cet. Syirkah al-Arqam bin Abi al-Arqam. Beirut. Hal. 39

Rabu, 29 Oktober 2014

Manusia cerdas


@AgungNSusanto

manusia yang cerdas mnurut imam ghazali adlah yang berpikir jangka panjang,segala perilakunya dpkirkan utk dampak jngka pjg

manusia berperilaku didasarkan atas kemanfaatan jngka pendek,jangka panjang,dan jangka panjang sekali

kbnykan manusia berperilaku atas dampak jngka pendek,yaitu yg dpat terindera,dpt dlihat,dirasakan,dinikmati segera

inilah org2 pragmatis yg hny berpikir pendek,ingin yg instan tdk mau bersusah pyah,halalkan sgla cara asal dpt yg diinginkan

level kedua yang bertindak atas dampak jngka pjg,ini mrk org2 yang sukses hidup didunia,mrk mau bersusah payah berjuang

pemikirannya jauh kedpn,nmun hny sebatas utk tujuan dunia,trkdang jg tdk bgitu peduli utk urusan akhirat,msih stengah2

ia ibadah,sedekah nmun hny sebatas utk tujuan dunia,msih blm benar2 bljr ttg agama & mnjlnkan syariat Islam scr mnyluruh

tipe terakhir adlh yang berperilaku atas dasar dampak jangka panjang sekali (akhirat),ini org2 yg sukses dunia & akhirat

smua perilakunya didsrkan pd AlQuran & Hadits,sangat hati2 dlm bertindak krn mmkirkan dampaknya jauh sampai dihisab kelak

pabila dihadapkan keuntungan jngka pendek bermilyar2 pun tdk akan mau mnerima pabila hal tsb adlah hal yg dilarang Allah

tipe ketiga ini dlm brprilaku pertama lihat dulu dampak jngk pjg skali(akhirat),baru dmpak jngk pjg & terakhir jngk pendek

visi mrk besar,atas dasar dalil,inilah yg mmunculkan generasi hebat di zaman sahabat,merubah peta dunia dlm wkt singkat

itulah knp Imam Gozali bilang smakin panjang berpikirnya,semakin cerdaslah org itu. berpikir melampaui rata2 kbnykan org

sbliknya org yang berpikir pendek sbg org bodoh,krn akal dikalahkan hawa nafsunya.AlQuran & Sunnah tdk djadikan pedoman

"Alif laam miim.Kitab (Al Quran) ini tdk ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yg bertaqwa" QS. Al Baqarah:1-2