banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Rabu, 17 Juli 2019

Kebenaran VS Pembenaran



Hal-hal yang dinilai benar tidak semuanya berdasarkan pada Kebenaran. Terkadang yang tampak benar ternyata pembenaran semata.

.

Ada jarak yang jauh antara kebenaran dengan (yang sekedar) pembenaran. Karena: Kebenaran bersumber dari Allah, sedangkan pembenaran bersumber dari hati yang bermasalah (sedang sakit).

.

Dimulai dengan belajar Jujur terhadap Hati Nurani Sendiri, Agar kita Bisa Jujur dan adil Terhadap Orang Lain.

.

Pencari kebenaran selalu mengintrospeksi diri bermuhasabah menjernihkan hati, sedangkan pengguna pembenaran berusaha mencari-cari 1000 dalih.

Rasulullah bersabda,

.

“Orang yang pandai adalah yang mengekang jiwanya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian. Sedangkan orang lemah adalah yang selalu mengikuti hawa nafsunya dan banyak berangan-angan terhadap Allah. (HR at-Turmudzi dan Ibnu Majah)


.

Kebenaran terkadang pahit dan tidak sesuai dengan hawa nafsu sedangkan pembenaran selalu mengikuti hawa nafsu.

.


“Surga itu dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai, sedangkan neraka dikelilingi oleh syahwat.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

.

Tulisan ini sebagai pengingat diri pribadi dan untuk diresapi. 

Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Minggu, 14 Juli 2019

Hidup di “backing” Allah SWT



Dalam buku pertama yang saya tulis, dijelaskan supaya bisnis di “backing” Allah SWT itu prinsipnya ada 3 :
1. Tujuannya untuk keridhoan Allah SWT.
2. Dijalankan sesuai syariat.
3. Menjalankan sunatullah secara maksimal.
.
Serta tambahan satu lagi bertawakal sebelum, ketika, dan sesudah ikhtiar. Allah dulu, Allah lagi, Allah terus totalitas berserah kepada Allah SWT setiap saat.
.
Prinsip tersebut berlaku universal, terkait segala bidang kehidupan. Ingin sukses berkarier, sukses pendidikan, sukses rumah tangga, dll dll.
.
Tinggal di cek saja mana yang harus dibenahi. Cek apakah tujuan kita sudah benar, salah menetapkan tujuan bisa salah orientasinya. Tujuan disini juga bagian dari doa, pastikan doanya hanya untuk keridhoan Allah SWT. 
.
Lalu benarkah semua sudah sesuai syariat, cek satu persatu terkait yang kita kerjakan selama ini dari sisi fikih. Jangan-jangan tanpa sadar merupakan hal yang diharamkan tapi kita tidak paham karena kurang ilmu.
.
Lalu sudahkah kita menjalankan sunatullah secara maksimal? Misal sunatullahnya bisnis diketahui banyak orang ya ada marketing. Berusaha maksimal tidak berdiam diri juga merupakan perintah Allah SWT. 
.
“Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar Ra’du: 11)
.

Demikian supaya kehidupan kita selalu “dibacking Allah SWT”. Walau tetap hasil akhir kembali kepada-Nya, setidaknya kita sudah ikhtiar maksimal sesuai tuntunan-Nya. Sehingga menerima setiap Ketetapan-Nya dengan kepasrahan maksimal, yakin merupakan yang terbaik.
.
Salam Sukses Berkah Berlimpah!
- Agung Nugroho Susanto -

Kamis, 11 Juli 2019

Pencitraan


Zaman sekitar tahun 2002 masih ingat Media Sosial yang nge-hits? YA BENAR! Friendster namanya. Friendster yang didirikan oleh programmer Jonathan Abrams ini menjadi terobosan baru seiring berkembangnya internet.

.

Namun Zaman segitu internet belum seperti sekarang, kalau mau online harus pake komputer via sambungan telpon, belum lagi loading koneksi yang butuh perjuangan. Rasanya anak zaman now nggak bakalan sabar deh..

.

Alhasil WARNET alias warung internet menjadi solusi. Pulang sekolah kadang mampir ke warnet hanya untuk Friendster-an dan MIRC-an. hehehe..

.

Semua sosial media polanya sama yaitu EKSISTENSI tunjukkan Sudut Pandang Diri dari sisi yang terbaik. 

.

Eksistensi diri merupakan pengakuan keberadaan seseorang dalam suatu lingkungan. Semakin banyak tanggapan positif semakin diakuilah keberadaannya.

.

Sah-sah saja selama tidak melanggar batasan syariat dan diniatkan untuk kebaikan.

.

Namun yang di posting di sosmed jangan sampai bertolak belakang dengan aslinya. Misal tampak bijaksana, mulia, sabar, rela berkorban, penyayang, ternyata berbeda 180 derajat.

.

Sebagai pengingat saya pribadi khususnya bahwa “Antara Kata dan Perbuatan Haruslah Selaras sehingga menghasilkan sebuah Harmoni”. 

.

Dengan harmoni tercipta tatanan kehidupan yang indah dan teratur. Harmoni bukanlah keterpaksaan. Dengan harmoni, akan menjadi indah, enak dibayangkan, dilihat, dan dirasakan.

.

“Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. As-Shaff: 2-3) #motivasiislami #quotesagungns #suksesmulia #suksesduniaakhirat #yukhijrahbisnis 


Selasa, 09 Juli 2019

Tak Ada yang Sempurna


Proses rekruitmen staff merupakan tahapan penting guna menempatkan “man in the right place”. 


.


Selain menggunakan tools-tools psikotes,  tahapan wawancara juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan.


.


Namun seringkali saya bersama team mendapatkan hasil yang tidak sesuai standart penempatan.


.


Saya, HRD dan Manager pun kadang berbeda pendapat apakah calon staff tersebut layak diterima / ditolak.


.


Namun biasanya sebagai jalan tengah kami putuskan untuk beri kesempatan percobaan terlebih dahulu. 


.


Saya pahami tidak ada orang yang sempurna, setiap orang PASTI ada kekurangan dan kelebihannya. 


.


Seseorang layak diberi KESEMPATAN untuk BUKTIKAN. Bisa jadi hasil tes tidak sesuai dengan jati diri sesungguhnya, bisa karena  banyak pikiran (masalah), kecapekan, tegang (stress), dan kondisi lainnya.


.


Berbagai kondisi yang akibatkan tidak perform adalah suatu hal yang manusiawi, berkaca pada diri bahwa kita juga pasti pernah melakukan yang serupa baik secara sadar / tanpa disadari.


“Maka barang siapa mema’afkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.” (QS. Asy-Syura: 40)

#motivasiislami #quotesagungns #yukhijrahbisnis #muslimpreneur #suksesmulia #suksesduniaakhirat 




Minggu, 07 Juli 2019

Pemenang tidak Pernah Menyerah


Pengalaman saya belasan tahun bisnis bahwa kenaikan dan penurunan bisnis merupakan hal yang biasa.


.


Bagi yang MEMUTUSKAN menjadi pengusaha MAU TIDAK MAU, SUKA TIDAK SUKA ia harus siap hadapi apapun kondisinya. 


.


Namun tidak bagi staff/karyawan, penurunan bisa dianggap perusahaan sudah tidak memiliki masa depan. Akhirnya resign menjadi sebuah pilihan.


.


Padahal terkait gambaran masa depan masih dalam taraf asumsi-asumsi. Bisa benar bisa salah belum sampai tahapan pasti.


.


Nyatanya team yang tetap perform bekerja sesulit apapun kondisi perusahaan justru merekalah yang kini menjadi leader di berbagai posisi.


.


Seorang pelatih New York Giant yang fenomenal mengatakan “Pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak pernah menang”


.


Apalagi kalau tujuan yang dikejar adalah kesuksesan hakiki (akhirat) tentu perjuangan dan ujiannya akan jauh lebih dahsyat, dan hanya orang-orang hebat yang mampu melewati. 




.


“Syaitan menjanjikan kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan, sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengatahui.” (Al-Baqoroh [2]: 268)

.

Salam Sukses Berkah Berlimpah!


Sabtu, 06 Juli 2019

Karakter

Frustasi karena perilaku seseorang tidak seperti yang kita harapkan itu merupakan keanehan.

.

Orang punya standarnya masing-masing dan selama itu tidak melanggar syariat maka sah-sah saja.

.

Seperti respons sahabat Umar bin Khattab yang cenderung “meledak-ledak” sedang Abu Bakar yang kalem, Rasulullah SAW tidak berusaha merubah karakter keduanya.

.

Jadi lebih baik sesuaikan harapan kita atas perilaku orang yang berbeda-beda.

.

Pahami dan pelajari bagaimana individu tersebut beroperasi kemudian sesuaikan pendekatan kita dengannya.

.

Demikianlah karakter pemimpin hebat yang bisa mengikuti gaya karakter semua orang.

.

#motivasiislami #suksesmuda #suksesmulia #quotesagungns #yukhijrahbisnis #yukhijrah 


Saling Melengkapi


Manusia diciptakan dengan karakter berbeda-beda, bahkan yang kembar identik sekalipun. 


.


Konsekuensinya akan muncul perbedaan pemikiran dan perilaku dalam interaksi. 


.


Semua karakter itu baik, memiliki kelebihannya masing-masing, tugas kita bukan untuk memperuncing perbedaan namun saling menerima apa adanya.

.

Setiap manusia mempunyai kelemahan, jadi tidak boleh merasa lebih baik / merasa paling sempurna.


.

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim. (QS. Al hujurat :11)

#suksesmuda #suksesmulia #motivasiislami #quotesagungns #yukhijrahbisnis #yukhijrah