banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Selasa, 12 November 2019

Hijrah total


Kemarin sharing di acara Truly Muslimpreneur #1 Solo.

.

Alhamdulillah acara berjalan lancar, walau harus agak terburu karena mengejar pesawat di bandara Jogja.

.

Berkisah tentang bertemunya dengan komunitas Pengusaha Rindu Syariah jogja yang akhirnya membawa saya berhijrah.

.

Islam itu bukan agama "prasmanan" diambil yang disuka saja. Tapi suka dan tidak suka harus diambil seluruhnya.

.

Islam mengajarkan 3 dimensi kehidupan. HabluminAllah, Habluminafsi, Habluminnanas. 

.

Dimana urusan antar manusia seperti hal ekonomi (muamalah), politik, sosial, bahkan bernegara, Islam pun mengatur secara tuntas.

.

Bisnis!

.

Ngaji!

.

Dakwah!

.

#yukHijrahBisnis

Minggu, 03 November 2019

Masalah


Berharap hidup bebas masalah, penuh bahagia adalah fatamorgana.

.

Sejatinya tak ada seorang pun yang bebas dari ujian hidup.

.

Yang membedakan hanya kadarnya.

.

Ternyata semakin sholih semakin berat kadar ujiannya.

.

Dalam Surat Al Imran 113-114 yang dimaksud orang Sholih selain ahli ibadah juga yang menyuruh kepada kebaikan & mencegah dari yang mungkar.

.

Dengan berbagai ujian semakin meninggikan derajatnya agar kelak mendapatkan ganjaran yang besar di akhirat.

.

“..Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.” (HR.Tirmidzi)

.


Sabtu, 19 Oktober 2019

Amalan


Beli martabak semakin mewah topingnya semakin mahal harganya.

.

Kendaraan sejenis semakin muda tahunnya semakin mahal belinya. 

.

Rumah semakin luas + strategis juga semakin mahal nilainya.

.

Kesimpulannya ada rupa ada harga. Dan semua sudah paham tentang itu.

.

Seharusnya kita juga paham untuk dunia yang fana saja ada nilai yang harus dibayar, apalagi untuk urusan akhirat yang kekal abadi.

.

Dengan apa engkau akan membelinya ?

.

Cukupkah amalan pahala dibanding dosa?

.

Tahukah diamnya diri juga akan terkena aliran dosa ?

.


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya barang dagangan Allah sangat mahal, dan ketahuilah bahwa barang dagangan Allah adalah surga.” (HR. at-Tirmidzi (no. 2450) dan al-Hakim (4/343)

Kamis, 17 Oktober 2019

Lemah lembut


Nabi Muhammad SAW adalah seorang Nabi dan Rasul yang digelari al-Amin (terpercaya).

.

Gelar al-Amin ini jauh sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan Rasul. Pada saat beliau remaja, sudah banyak orang yang mempercayainya, banyak di antara mereka yang menitipkan barang kepada beliau saat mereka bepergian.

.

Dan, lebih kentara lagi gelar ini disandangkan saat Rasulullah SAW mampu dengan adil dan bijak memutuskan perselisihan terkait siapa yang paling berhak menempatkan kembali Hajar Aswad pada tempatnya. 

.

Gelar al-Amin (tepercaya) yang disandang merupakan bukti mulianya perangai Rasulullah SAW.

.

Setidaknya ada empat akhlak yang dimiliki oleh Rasulullah SAW sehingga beliau digelari al-Amin. Yaitu Jujur, amanah, santun, dan rendah hati.

.

Pribadi al amin tersebut membuat mereka yang hatinya jujur mudah menerima Islam.

.

Pun demikian di masa kini, umat pun bisa menilai siapa-siapa mereka yang tulus ikhlas berdakwah menyampaikan risalah Islam dengan kepribadian al amin. 

.

Sehingga bagaimana pun para pendengki dien ini melakukan muslihat dengan kampanye keburukan dan menyudutkan, cepat/lambat umat akan sadar.

.

“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu.” (QS.Ali Imran:159)


Minggu, 13 Oktober 2019

Fi Amanillah


Dalam Islam ide dasarnya adalah keimanan/keyakinan kepada Allah SWT sehingga qaidah dan qiyadah fikriyahnya (landasan & kepemimpinan berpikir) berdasar perintah dan larangan Allah SWT (Syariat).

.

Sedang kapitalisme ide dasarnya adalah Sekulerisme yang memisahkan antara agama dengan kehidupan. Jadi tujuannya hanya asas MANFAAT saja.

.

Selama bermanfaat (materi) bagi dirinya dianggap baik, sementara yang tidak bermanfaat dianggap buruk/tidak berfaedah.

.

Dalam perhelatan Muslim United kali ini dari berbagai penjuru tanah air tumplek blek berkumpul ke Jogja untuk mengikuti kajian para Ustadz-Ulama berbagai harokah.

.

Bagi yang sudah ‘terpapar’ sekulerisme  tentu hal ini sangat nggak banget, masa hanya untuk ikut kajian harus berkorban waktu, tenaga, dan biaya besar gitu sih..

.

Harus keluar ongkos bus/kereta/pesawat  belum lagi sibuk cari tempat penginapan, transport dan akomodasi selama di Jogja serta berbagai keribetan lainnya.

.

Inget ‘bro’ ini bukan dalam rangka berwisata, tapi berlelah untuk mencari ilmu agama (yang merupakan kewajiban setiap muslim).

.

Makanya buat mereka ngga banget deh... 😅 

.

Tapi saya yakin masih banyak yang pingin banget ikut hadir tapi terkendala sebab satu dan lain hal..

.

Terlebih Muslim United bukan hanya forum kajian ilmu, namun juga dalam rangka SilahUkhuwah merekatkan persatuan umat, supaya tidak mudah di pecah belah.

.


Selamat kembali kekota tujuan para ‘mujahid’ ilmu & uhkhuwah.. sampai bertemu kembali inshaAllah tahun depan dalam perhelatan Muslim United berikutnya.

.

#JogjaKotaKajian #SedulurSaklwase #MuslimUnited

Kamis, 10 Oktober 2019

Bersyukur


Ginjal bertanggung jawab untuk menyaring lebih dari 180 liter darah setiap hari. Sampah-sampah yang ada dalam tubuh diproses oleh ginjal dan dikeluarkan dalam bentuk urin. 

.

Sampah-sampah itu terdiri dari garam yang berlebih, lemak, racun dan cairan lainnya. 

.

Ketika ginjal berhenti berfungsi, darah akan cepat terisi dengan racun, yang dapat mengakibatkan kerusakan pada banyak organ lain

.

Manusia sejatinya memiliki dua ginjal dan walau sulit bisa hidup dengan satu ginjal. 

.

Bila Ginjal rusak solusinya dengan donor organ. Tahukah anda Dilansir dari detik.com harga ginjal di pasar gelap seharga US$ 262.000 atau sekitar Rp 2,4 miliar.

.

Sementara harga Jantung: US$ 119.000 atau sekitar Rp 1,1 miliar dan Hati: US$ 157.000 atau sekitar Rp 1,4 miliar

Subhanallah.. 

.

Maukah organ tubuh anda diambil atau ditukar dengan harga segitu ? Kalau masih berakal tentu akan menolak. 


.

Seberapapun tidak sebanding dengan nikmat sehat yang didapat.

.


Sudah seharusnya kita bersyukur atas nikmat sehat yang Allah SWT berikan.

.

Dan ini baru sebagian kecil dari berbagai kenikmatan hidup lainnya. 

.

Bersyukurlah punya kendaraan (dengan segala kendalanya), bersyukurlah punya penghasilan (seberapa pun besarnya), bersyukurlah punya keluarga  suami/istri/anak (dengan segala tantangannya), bersyukurlah punya tempat untuk tinggal, dan lain sebagainya..

.

Seharusnya diri malu bila sering mengeluh atas kondisi hidup. Lupa bahwa demikian banyak kenikmatan yang telah didapat.

.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (Qs. Ibrahim: 7).


.

Dan bukti syukur yang haq adalah TAAT tanpa tapi dan nanti... 

Jumat, 04 Oktober 2019

Man jadda wa jada


Man Jadda Wa Jadda, Barangsiapa bersungguh-sungguh akan mendapatkan hasil.

.


Sunatullahnya yang bersungguh-sungguh akan menikmati hasilnya.

.

Yang ingin badan kurus bersungguh-sungguh olahraga, mengatur pola makan, menahan godaan makan enak.

.

Yang ingin sukses bisnis/karir bersungguh-sungguh belajar, ikhtiar, tawakal, dan jalankan sesuai syariat.

.

Yang ingin anaknya sholeh/ha bersungguh-sungguh aplikasikan ilmu parenting Islami.

.

Yang ingin keluarga samara bersungguh-sungguh jalankan fikih keluarga.

.

Dan seterusnya.. dan seterusnya..

.

Namun Bersungguh-sungguh membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit.

Terlebih bila semua keinginan tersebut tujuan akhirnya untuk keridhoan Allah SWT. Harus dengan perjuangan dan pengorbanan.

.

Dibutuhkan tekad kuat, istiqomah, huznudzon, kesabaran, ketaatan, tawakal dan keyakinan untuk menggapainya.

.

Maaf.. untuk ini agak “mahal” “harga” yang harus “dibayar”, hanya untuk yang “kuat” saja.

.

"Ketahuilah, sesungguhnya barang dagangan Allah itu mahal. Ketahuilah, sesungguhnya barang dagangan Allah itu adalah surga." (HR. Al-Tirmidzi)