banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Rabu, 22 September 2021

Rahasia sukses


Sungguh luar biasa berapa tahun terakhir ini. Kelas seminar, workshop, coaching, dan berbagai training sampai buku seputar bisnis ramai diminati.

Namun dari sekian banyak yang ikut, sedikit yang berhasil ikuti jejak para mentornya ?

Ya, karena sejatinya tidak ada ilmu rahasia. Yang ada sejauh mana mau action, action dan action. Mulai dari yang kecil, mulai dari yang bisa dan mulai dari sekarang.

Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Senin, 20 September 2021

Keyakinan


Jika anda berpikir akan kalah, anda kalah.

Jika anda berpikir takut, maka anda akan takut.

Jika anda ingin menang, namun berpikir tak bisa, maka kemungkinan besar anda takkan menang.


Karena keberhasilan diawali dengan keinginan, yaitu pengkondisian perasaan dan pikiran, disertai ketawakalan maksimal.


Anda harus berpikir tinggi-tinggi untuk menjulang.

Anda harus yakin pada diri bahwa tiada yang tak mungkin bagi Allah.

Prasangka anda adalah doa kepada Allah Sang Maha Mengabulkan.


Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Sabtu, 18 September 2021

Komunisme kejam, tapi Kapitalisme licik

*KOMUNISME KEJAM PADA AGAMA, TAPI KAPITALISME LEBIH LICIK*


_Oleh: Ustadz Iwan Januar_ 


Topik komunisme dan PKI di tanah air rasanya susah untuk hilang. Komunisme punya sejarah panjang kelam terhadap umat Muslim di tanah air, menjadi catatan pahit betapa bahayanya ajaran komunisme dan PKI. Karenanya komunisme dan PKI menjadi isu sensitif dan mudah menggerakkan perasaan umat.


Inti ajaran komunisme menabrak agama. Bagi ideologi komunisme, agama bukan hanya candu tapi ancaman. Mereka menyumpah serapahi agama. Agama adalah candu, kata Marx. Tuhan sudah mati, kata Nietszche. 


Bukan hanya menyumpahi agama, sosialisme-komunisme juga beringas pada penganut agama. Sosialisme-komunisme memang menganut metode kekerasan dalam menyebarkan dan mempertahankan ideologi mereka. Di Uni Soviet di era Stalin, ratusan mesjid dan madrasah ditutup kecuali yang mau dikontrol pemerintah komunis Soviet. Imam mesjid, para ulama dan jutaan muslim juga dieksekusi mati. Tindakan represif dan berdarah kepada umat Muslim juga dilakukan di Suriah oleh rezim Assad dan pemerintah komunis Cina di Uyghur.


Di Indonesia, sulit menghapus memori kekejaman PKI terhadap para santri, kyai dan tokoh-tokoh Islam dalam sejarah. Banyak saksi mata masih hidup dan menuturkan kekejaman tersebut. Sejak era Muso di Madiun sampai G30S/PKI tahun 1965.


Memang tidak semua penganut sosialis-komunis adalah atheis dan pemuja materialisme. Ada yang totalitas menjadi komunis dan menganut atheisme/materialisme, ada juga yang mencampuradukkan agama dengan sosialisme-komunisme. Mengaku muslim tapi jalan hidupnya adalah sosialisme-komunisme. Tetapi baik mereka yang totalitas ataupun yang oplosan tetap menempatkan ketaatan pada agama sebagai musuh. Inilah pertentangan secara diametral dengan ajaran Islam baik secara akidah maupun syariah. FirmanNya:


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ


_Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu_. (TQS. Al-Baqarah: 208)


Kalau umat begitu peka dan tajam bersikap pada sosialisme-komunisme, sayangnya tidak kepada ideologi sekulerisme-kapitalisme. Nyatanya ideologi kufur inilah yang kini mencengkram sekujur tubuh hingga kepala umat. Ideologi ini yang membuat umat keracunan melebihi racun kelabang.


Ancaman sosialisme-komunisme memang ada, tapi jerat mematikan sekulerisme-kapitalisme sudah nyata. Hanya saja ideologi satu ini memang licin. Racunnya tidak terasa tapi merusak syaraf otak sehingga umat tidak bisa berpikir jernih, dan badan tidak terasa meriang. Kapitalisme bisa mengkamuflase kebatilan terasa nikmat bak sepotong tiramisu dingin.


Kalau sosialisme-komunisme secara frontal menyerang agama, bahkan menculik dan membunuhi tokoh agama, ideologi sekulerisme-kapitalisme justru membelai dan memanjakan agama dan tokoh-tokoh agama. Itu tidak lepas dari sekulerisme sebagai akidah jalan tengah, kompromi antara agama dan dunia. Agama boleh tetap ada, tapi jangan terlalu campur tangan urusan dunia apalagi politik dan kekuasaan.


Ratusan bahkan ribuan mesjid boleh dibuka, bahkan difasilitasi, ceramah keagamaan boleh masuk tivi bahkan ke ruang istana, tapi jangan menuntut kekuasaan berbasis agama. Cukuplah kekuasaan agama diwakili anggota parlemen tapi jangan mengusik konstitusi apalagi punya pikiran untuk mengganti ideologi ini.


Kapitalisme menawarkan setengah ‘surga’ untuk kaum agamawan. Bank-bank syariah bisa eksis begitupula sistem riba khas kaum kapitalis. Jilbab dan cadar silakan bertebaran, tanpa perlu mengusik hot pants. Pernikahan tetap ada sebagai opsi selain gaya hidup cinta satu malam. 


Kalau di antara ajaran sosialisme-komunisme ada yang berprinsip semua dikuasai negara, dalam kapitalisme semua bisa jadi bahan bancakan para pengusaha. Para wakil rakyat dengan suara demokratis bisa mensahkan perundang-undangan, agar para penjarah bisa menguasai sumber daya alam. Namun umat seperti tak melihat penjarahan nyata yang lewat di depan mata dan telinga mereka. Sehingga penjarahan demi penjarahan terus berkelanjutan nyaris tanpa perlawanan.


Kaum ideologis kapitalisme ini juga bisa lihai memainkan isu untuk menjatuhkan lawan-lawan. Terhadap rival mereka, komunisme, dihembuskan angin ancaman agar kaum agamawan memberikan perlawanan. Waktu yang bersamaan mereka juga tiupkan ancaman radikalisme dan kekhilafahan, semata agar ideologi sekulerisme-kapitalisme ini tetap eksis menjulang.


Itulah sebabnya sekulerisme-kapitalisme panjang umur ketimbang rival mereka sosialisme-komunisme. Kapitalisme pandai bersiasat dengan kaum agamawan, bermain karet tarik ulur. Mereka tahu kapan kapan mengendorkan ideologi dan kapan mengetatkannya. Sikap politik kapitalisme bertemu dengan prinsip pragmatisme sebagian muslim; ‘daripada nggak?’, ‘daripada dikuasai nonmuslim’, dan prinsip daripada demi daripada itu yang akhirnya melanggengkan kekuasaan ideologi Kapitalisme. 


Intinya, kapitalisme bisa mengakomodir sebagian kemauan kaum agamawan. Ini yang membuat sebagian muslim masih tetap merasa aman dan nyaman bernaung di bawah ideologi yang sama rusaknya dengan sosialisme-komunisme.


Maka bagaimana bisa memukul jatuh, bila untuk meraba ancaman ideologi ini pun tak semua muslim mampu melakukan. Ia begitu halus dan menawan, bahkan tak semua politisi muslim dan orang alim sanggup menerawang. Beda dengan sosialisme-komunisme yang baru terendus baunya, umat sudah bangkit melawan. Kapitalisme, meski sudah ada semenjak republik ini berdiri, hanya segelintir orang yang mengobarkan perlawanan.

Sosialisme-komunisme memang kejam, tapi kapitalisme lebih licik dengan racun mematikan perlahan. Bahkan sebagian kaum muslimin turut menghirupnya hingga mabuk kepayang. Sampai sulit menyadarkan mereka bahwa ideologi sekulerisme-kapitalisme ini yang sebenarnya sedang mencekik mereka, racunnya sudah masuk hingga ke tulang sumsum umat.


Karenanya Alamah al-‘Alim al-Jalil Qadhi Taqiyuddin an-Nabhani mengingatkan sejak tahun 50-an, bahwa selain sosialisme-komunisme, umat juga berhadapan dengan ideologi sekulerisme-kapitalisme. Beliau ingin umat menyadari perangkap halus yang menjerat agar bisa selamat. Bahkan beliau berikan jurus jitu agar bisa memukul jatuh ideologi sesat dari Barat ini.


Karenanya sudah saatnya umat harus sadar bila kita tengah dijepit dua ancaman ideologi yang sama sesatnya. Komunisme memang ancaman, tapi yang kini rill di depan mata dan telinga adalah sekulerisme-kapitalisme.


Umat perlu menaikkan kesadaran politik, agar bisa melihat dengan jernih apa saja yang mengancam umat hari ini. Bila semua ditimbang dengan takaran akidah dan syariah, maka sebenarnya tak sulit mendeteksi kelicikan kapitalisme ini. Tapi bila umat mengesampingkan takaran agama, dan mengedepankan asas manfaat, maka kapitalisme akan terus hidup menggeliat dalam rongga tubuh umat. Sadarilah.

Jumat, 17 September 2021

Lawan Arus


Memulai bisnis waktu kuliah tahun 2004-an.

Kala itu entrepreneur belum begitu menggema.

Menjadi profesi yang dipandang sebelah mata, biasanya dipilih karena terpaksa.


Namun bagi saya, pengusaha sebuah pilihan nyata.

Walau katanya lulus gelar sarjana dari universitas terkemuka.

Memilih melawan arus yang ada


Ketika yang lain sibuk nikmati usia muda.

Saya malah sibuk berusaha.

Siang malam tiada lelah kejar mimpi berharap taklukan dunia.


Akhirnya usaha berbuah atas izin yang Kuasa.

Menikmati hasil jerih payahnya.

Yang kini bisa fokus kepada agama.


Itu sekedar cerita.

Untuk menginspirasi saja.

Semoga bisa di ambil ibrohnya.


Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Selasa, 14 September 2021

Hakikat gagal


Hakikatnya sudah gagal..


Ketika tak berani mencoba karena takut merugi.

Ketika berhenti ditengah jalan karena dapat hambatan.

Ketika gengsi akhirnya tak mau jualan.


Teruslah bergerak, jangan menyerah dari keadaan.

Hadapi rintangan dengan ikhtiar, doa, tawakal dan ketaatan.

Hasil akhir biar Allah saja yang tetapkan.


Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Minggu, 12 September 2021

Kebenaran


Manusia tempat salah dan dosa


Maka jangan lihat kebenaran hanya karena individunya.

Apalagi hanya karena kedekatan semata.

Bisa-bisa diri tak adil menilai yang dibawanya.


Maka lihatlah apa yang disampaikan.

Meneliti dengan pasti tanpa pembenaran.

Semoga mudah untuk ditunjukkan .


Ketika ada yang mengajak kepada ajaran Islam.

Jangan langsung menolak.

Namun teliti dan pahami, cari rujukan kepada Ulama lurus, bukan ulama ‘su.


Al Allamah Al-Minawi dalam Faydh al-Qadîr Syarah Jami’ Shogir dari Imam Syuyuthi, mengatakan, “Bencana bagi umatku (datang) dari ulama sû’, yaitu ulama yang dengan ilmunya bertujuan mencari kenikmatan dunia, meraih gengsi dan kedudukan.


Setiap orang dari mereka adalah tawanan setan. Ia telah dibinasakan hawa nafsunya dan dikuasai oleh kesengsaraannya. Siapa saja yang kondisinya demikian, maka bahayanya terhadap umat datang dari beberapa sisi. 


Dari sisi umat, mereka mengikuti ucapan- ucapan dan perbuatan-perbuatannya.  

Ia memperindah penguasa yang menzalimi manusia dan gampang mengeluarkan fatwa untuk penguasa. Pena dan lisannya mengeluarkan kebohongan dan kedustaan. Karena sombong, ia mengatakan sesuatu yang tidak ia ketahui.” ( Faydh al-Qadîr , VI/369.) 




Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Sabtu, 11 September 2021

Simply Group Connection

Mari Sukses Bersama Kami


Hasil survey kecil-kecilan 100% menganggap perlu bisnis sampingan untuk hadapi pandemi.


Dan 73% bisnis yang diinginkan berupa bisnis online yang bisa dijalankan dari rumah.


Nah..Kami dari Simply Group membuat sebuah peluang bisnis penjualan produk-produk pilihan.


Salah satu produk yang kami tawarkan adalah @madusumac.jogja


Mengapa memilih Madu Sumac

by SIMPLY GROUP CONNECTION :

1.Produk dibutuhkan dan diinginkan market saat ini.

2.Pasarnya masih luas dan terus tumbuh. 3.Saingannya sedikit, belum ada produk

serupa.

4.Marketing kit lengkap siap pakai, tinggal posting sampai closing.

5.Produknya terbukti winning dan laris di pasaran. 

6.Banyak testimoni pelanggan yang telah merasakan manfaat.

7.Bisa konsultasi untuk meningkatkan penjualan.

8.Keuntungan Besar, bisa sampai 25%-30% dari harga di pasaran.


Buruan info lebih lanjut silahkan ke instagram @distributor.madusumac

Jumat, 10 September 2021

Sedikit jadi Bukit


Bila melihat sebuah kesuksesan terasa indah dan mudah.

Padahal dibalik itu butuh pengorbanan luar biasa.

Semua paham teorinya, namun tidak pada prakteknya.

Kuncinya gunakan waktu dengan baik setiap menitnya.

Jangan sia-siakan sebagian besar untuk hal yang sia-sia.

Pastikan membawa kepada hal baik walau sedikit demi sedikit.

Sedikit-sedikit menjadi bukit, demikianlah pepatah bilang yang masih relevan sampai sekarang.



Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Rabu, 08 September 2021

Catat Ide


Kebiasaan saya sejak lama, mencatat setiap ide yang masuk.


Terutama ide-ide seputar profesi yang saya geluti, yaitu bisnis.


Baca buku dapat ide, catat! 

Ikut seminar dapat ide, catat! 

Ngobrol silaturahim dapat ide, catat! 

Lagi jalan-jalan dapat ide, catat! 


Ide-ide tadi untuk diolah lagi disesuaikan dengan bisnis yang dijalani.


Ide melatih kreatifitas dan kepekaan berpikir.


Walau tak semua bisa dieksekusi. 


Namun menjadi semacan “bank memori” yang bisa di akses ketik butuh solusi persoalan.


Jadi mulai sekarang siapkan catatan !


Ssmoga bermanfaat


Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Senin, 06 September 2021

Berubah sekarang!


Posisi anda hari ini adalah kumpulan aksi di masa lalu.

Bukan terjadi tanpa sengaja Yang mewujud begitu saja.

Maka bila ingin merubah kondisi ubahlah perilaku.

Mulai dari yang bisa..
Mulai dari yang kecil..
Mulai dari sekarang..

Teruslah bergerak dengan istikomah.
Pelan tapi pasti hasil akan segera berbuah.

“Allah tak kan merubah nasib suatu kaum, kecuali ia merubah yang ada pada dirinya.” 

Demikian firman-Nya..


Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Sabtu, 04 September 2021

Semangat!

@simplyfreshlaundry sebuah bisnis yang saya rintis 15 tahun lalu sejak masih di bangku kuliah.

Ketika itu entrepreneurship tidak seperti saat ini yang gegap gempita.

Namun sebuah profesi yang masih dipandang sebelah mata.

Waktu kelulusan kuliah selesai 4 tahun, bisnis masih belum begitu berkembang. 

Cibiran itu biasa, anak UGM kok bisnis uang receh.

Namun “time will tell” profesi wirausaha menjadi pilihan sadar, bukan karena terpaksa karena ga dapat kerja

Akhirnya totalitas fokus membuat @simplyfreshlaundry tumbuh pesat, hingga sudah buka di 101 kota dari Aceh sampai Papua.

Semoga bisa dijadikan inspirasi, bahwa tidak ada yang tak mungkin. Ada kemauan disana ada jalan. 

Teruslah bergerak, walau pandemi bukan jadi halangan. Fight!

Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Jumat, 03 September 2021

Kukuh Pendirian



Kukuhlah Dengan Pendirian Anda!

Jangan mudah menerima begitu saja segala gosip, kabar angin, opini umum, dan berita-berita media sebagai bahan pemikiran.

Setiap orang memiliki pendapat yang siap dilemparkan ke siapapun yang mau mendengarnya.

Jika anda sangat dipengaruhi pendapat orang, maka anda tak akan memiliki pendirian yang kokoh.

Jangan biarkan siapapun mengusik keyakinan anda. Bukalah mata dan telinga. Kearifan sejati ditandai dengan sikap rendah hati dan tak banyak bicara.

(Diambil dari buku Think and Grow Rich - Napoleon Hill) 

Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Kamis, 02 September 2021

Belajar Bisnis dengan Franchise

Dulu sebelum membangun perusahaan waralaba sendiri , saya pun mengambil bisnis sebuah kemitraan/franchise.

Kenapa? Ya dalam rangka belajar bagaimana mengelola bisnis yang tersistematis.

Pelajari tentang standarisasi, branding, manajemen, marketing dll.

Menurut saya nggak ada ruginya, karena dapat timbal balik yang sepadan.

Oh ya harap dibedakan antara franchise dengan investasi pasif.

Dalam franchise (yang konsep original) kita dilatih aktif belajar bisnis terjun mengelola. 

Sementara investasi (pasif) cukup diam saja terima laporan.

Nah di @simplyfreshlaundry dan @simplyhomy_guesthouse memberikan kedua pilihan tersebut sesuai kebutuhan anda.

Yuk disimak videonya sampai selesai.

Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Selasa, 31 Agustus 2021

Ambil Tindakan Segera


Di era VUCA semua serba tidak pasti.


Tidak ada benar salah dalam strategi bisnis, selama dibolehkan syariat sah-sah saja.


Maka ambil dan eksekusi setiap kesempatan. Tentunya dengan Tetap terarah dan terukur.


Keberhasilan muncul ketika peluang bertemu dengan persiapan dan timing yang tepat.


Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Jumat, 27 Agustus 2021

Ketinggian

Melihat dari atas ketinggian tentu beda dengan melihat dari dekat.

Dari kejauhan yang tampak hanya keindahan. 

Padahal bisa jadi hanya berupa bangunan rusak.


Begitulah kehidupan, melihat orang tampak baiknya saja.

Padahal sejatinya manusia masing-masing punya masalah.


Wang Sinawang begitu kata orang.

Jadi syukuri setiap apa yang ada.

Tak usah bandingkan dengan siapapun jua.


Lihatlah keatas untuk urusan akhirat.

Lihat kebawah untuk urusan dunia.

Demikian cara pandang yang benar


Semoga bermanfaat


Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Kamis, 26 Agustus 2021

Bahagia karena memberi


Ketika bersedekah terasa bahagia diri ini.

Ketika bermanfaat rasa happy pun menyertai.

Bahkan hanya berikan senyuman tulus pun membuat senang rasa hati.


Demikianlah bahagia itu ketika melakukan sesuatu, bukan ketika memiliki sesuatu.


Dan bahagia hakiki itu ketika Allah SWT Ridho.

Yaitu teguh dijalur taat walau apapun kondisi.


Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Senin, 23 Agustus 2021

Titik Balik


Banyak kisah titik balik seseorang menuju kesuksesan sejati (dunia akhirat), diawali sebuah kondisi krisis yang membuatnya berhijrah.


Namun justru disana letak kasih sayang Allah kepada hamba-Nya untuk berubah menjadi lebih baik.


"Jika Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, maka Dia menyegerakan hukuman di dunia. Jika Allah menghendaki keburukan bagi hamba-Nya, maka Dia menahan hukuman kesalahannya sampai disempurnakannya pada hari Kiamat'' (HR Imam Ahmad, At Turmidzi, Hakim, Ath Thabrani, dan Baihaqi).


Hasilnya Ada yang baik sementara, lalu kembali ke habit sebelumnya. 


Ada juga yang istikomah meniti jalan hijrah yang tak mudah.


Semoga kita semua diberikan kekuatan, hidayah dan petunjuk, serta keistikomahan untuk melalui semua. Aamiin..



Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Jumat, 20 Agustus 2021

Tips mengisi waktu


Tips Mengisi Waktu


“Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari)


Ya dua nikmat ini yang sering disia-siakan manusia. Diisi dengan kegiatan yang tak membawa kepada manfaat.


Guru saya pernah berpesan, lakukan kegiatan yang hukumnya wajib, perbanyak kegiatan yang bernilai pahala (sunnah), kurangi yang mubah, jauhkan yang makruh, dan tinggalkan yang haram.


Tipsnya bisa juga perbuatan mubah berubah menjadi sunnah bila diniatkan kegiatan dakwah/ajak kebaikan didalamnya.


Misal berkumpul jalankan hobi, namun tidak hanya berhenti disana. Jalin komunikasi interaksi mengajak dan mewarnai komunitas hobi kepada kebaikan (hijrah).


Itulah tips ampuh mengelola waktu agar tidak menyia-nyiakan waktu. Tinggal ketahui hukum perbuatan kegiatan yang dilakukan.Jadikan dakwah sebagai poros kehidupan. Menjadi pemberat amal di akhirat kelak



Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Selasa, 17 Agustus 2021

Musuh Terbesar



Musuh terbesar itu diri sendiri

Terkadang mudah sekali mengomentari perilaku orang lain.
Entah itu cara bicara, penampilan, atau sikap yang kurang berkenan.

Padahal diri ini belum tentu lebih baik darinya.

Bicarakan orang kalau benar adanya adalah ghibah, dan bicarakan orang yang tidak ada padanya justru lebih berat lagi jatuh pada fitnah. Keduanya berdosa.

Maka Kendalikan lidah.
Jangan mudah terlontar “serapah”.

Supaya hidup terus berkah.
Dan frekuensi terjaga mode berlimpah.

Namun bedakan bila dalam rangka amar maruf nahi munkar kepada penguasa.Karena ada perintah khusus untuknya.

Terlebih kepada penguasa yang dzolim

Rasulullah–shallaLlâhu ’alayhi wa sallam- bahkan secara khusus memuji aktivitas mengoreksi penguasa zhalim, untuk mengoreksi kesalahannya dan menyampaikan kebenaran kepadanya:

“Sebaik-baik jihad adalah perkataan yang benar kepada pemimpin yang zhalim.” (HR. Ahmad, Ibn Majah, Abu Dawud, al-Nasa’i, al-Hakim dan lainnya)

Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Minggu, 15 Agustus 2021

Perjalanan

Perjalanan Hidup

Manusia hanya bisa merencanakan. 
Namun Allah yang berkehendak menetapkan.

Apapun itu pastilah yang terbaik bagi diri.
Selama berada di jalur panduan yang hakiki.

Susah senang semuanya adalah kebaikan.
Ambil hikmah dari setiap kejadian.

Teruslah istiqomah lawan segala kemalasan.
Fokus kepada amalan yang jadi pahala jariyah kebaikan.

Semoga ssmua diberi kemudahan

Sabtu, 14 Agustus 2021

Disiplin


Beberapa hari lalu wawancara calon staf manajemen.


 Seperti biasa pertanyaan terakhir saya “Bagaimana tanggapan tentang perusahaan kami yang basisnya spiritual company, bahkan ada KPI tentang itu?”


Salah satu yang diwawancara awalnya menjawab siap. Lalu saya kejar lagi jangan sampai membebani. Barulah kemudian agak mikir.


Eh.. akhir wawancara bilang mengundurkan diri dari penseleksian dengan alasan belum siap.


Demikianlah juga gambaran dalam hidup.

Banyak kesempatan untuk menjadi lebih baik. Banyak kajian-kajian agama baik offline maupun online namun malas menjemputnya.


Padahal kemalasan diri berdampak dikehidupan kini dan nanti (akhirat).


Lebih baik “menderita” karena disiplin dalam taat.

Daripada menderita karena kemalasan.



Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah ? Beliau bersabda, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga “ (H.R Bukhari)


Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Rabu, 11 Agustus 2021

Semangat membara



Awal mula bisnis biasanya semangat panas membara.

Namun seiring waktu mengecil perlahan.

Apalagi kalau sudah dapet banyak persoalan.

Bisa-bisa panasnya hilang membeku.


Begitulah bila niat/tujuan bisnis bila hanya ingin kaya.

Panasnya ngga bisa tahan lama.

Maka niat ini menentukan besarnya motivasi.


Jadikan bisnis untuk raih ridho Allah SWT.

Yaitu jadikan bisnis sebagai jembatan kebermanfaatan.

Sehingga masalah sebesar gunung tak jadi rintangan.

Sebab mimpinya jauh lebih besar, menembus langit.


Yuk perbaiki niat.

Karena niat itu yang benar itu menguatkan.



Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Jumat, 06 Agustus 2021

Pujian



Pepatah katakan semakin tinggi pohon maka semakin kencang anginnya.


Kehidupan semakin bertumbuh dan menjadi dewasa.

Namun jangan sampai membuat diri tinggi hati.

Lalu muncul rasa selalu ingin dipuji.

Justru disana letak ketidak ikhlasan diri.


Mau Dipuji atau dihina teruslah berkarya berikan ikhtiar terbaik di setiap aktivitas kehidupan.


Niatkan semua untuk gapai Ridha Allah semata. Maka keikhlasan serta merta muncul menyertainya.


Tiga hal yang membawa pada jurang kebinasaan: (1) tamak lagi kikir, (2) mengikuti hawa nafsu (yang selalu mengajak pada kejelekan) dan (3) ujub (takjub pada diri sendiri).”[HR. Abdur Razaaq 11: 304. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.]


Kamis, 05 Agustus 2021

Istilah Ilmu Hadits

ISTILAH-ISTILAH DALAM ILMU HADITS

1. Mutawatir
Hadits yang diriwayatkan dari banyak jalur (sanad) yang lazimnya dengan jumlah dan sifat para perawi di semua thabaqah (generasi perawi) tersebut mereka mustahil bersepakat untuk berdusta atau kebetulan bersama-sama berdusta.
Perkara yang mereka riwayatkan adalah perkara indrawi yakni dilihat (kami melihat si fulan...., aku melihat...) atau didengar (kami mendengar, aku mendengar bahwa fulan mengatakan....).
.
2. Ahad
Hadits yang tidak mencapai derajat mutawatir.
.
3. Shahih (benar/sehat)
Hadits yang dinukilkan oleh orang yang ’adil (muslim, baligh, berakal, bebas dari kefasiqan yaitu melakukan dosa besar, dan bebas dari sesuatu yang menjatuhkan muru’ah/kewibawaan) dan sempurna hafalan/penjagaan kitabnya terhadap hadits itu, dari orang yang semacam itu juga dengan sanad yang bersambung tidak memiliki ‘illah (penyakit/kelemahan) dan tidak menyelisihi yang lebih kuat. Hadits shahih hukumnya diterima dan berfungsi sebagai hujjah.
.
4. Hasan (baik)
Hadits yang sama dengan hadits shahih kecuali pada sifat perawinya dimana hafalan/penjagaan kitabnya terhadap hadits tidak sempurna, yakni lebih rendah. Hadits hasan hukumnya diterima.
.
5. Dha’if (lemah)
Hadits yang tidak memenuhi syarat-syarat hadits shahih atau hasan. Hadits dha’if hukumnya ditolak.
.
6. Maudhu’ (palsu)
Hadits yang didustakan atas nama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam padahal beliau tidak pernah mengatakannya, hukumnya ditolak.
.
7. Mursal (terputus sanadnya)
Yaitu seorang tabi’in menyandarkan suatu ucapan atau perbuatan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hukumnya tertolak karena ada perawi yang hilang antara tabi’in tersebut dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu seorang sahabat Nabi, karena tabi’in tidak pernah melihat Nabi atau berbeda generasi dengan kehidupan Nabi.
Dan boleh jadi perawi yang hilang itu adalah perawi yang lemah.
.
8. Syadz (menyelisihi/menyendiri)
Hadits yang sanadnya shahih atau hasan namun isinya menyelisihi riwayat yang lebih kuat dari hadits itu sendiri, hukumnya tertolak.
.
9. Mungkar
Hadits yang sanadnya dha’if dan isinya menyelisihi riwayat yang shahih atau hasan dari hadits itu sendiri, hukumnya tertolak.
.
10. Munqathi’
Hadits yang terputus sanadnya secara umum, artinya hilang salah satu atau lebih perawinya dalam sanad, bukan di awalnya dan di akhir sanadnya dan tidak pula hilangnya secara berurutan. Hukumnya tertolak.
.
11. Sanad
Rangkaian para perawi yang berakhir dengan matan (isi hadits).
.
12. Matan
Ucapan perawi atau redaksi (isi) hadits yang terakhir dalam sanad.
.
13. Rawi
Orang yang meriwayatkan atau membawakan hadits.
.
14. Atsar
Suatu ucapan atau perbuatan yang disandarkan kepada selain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yakni kepada para sahabat dan tabi’in.
.
15. Marfu’
Suatu ucapan, perbuatan, atau persetujuan yang disandarkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
.
16. Mauquf
Suatu ucapan atau perbuatan yang disandarkan kepada para sahabat.
.
17. Jayyid (bagus)
Suatu istilah lain untuk shahih.
.
18. Al-Muhaddits
Orang yang menyibukkan diri dengan ilmu hadits secara riwayat dan dirayat (fiqih hadits), serta banyak mengetahui para perawi dan keadaan mereka.
.
19. Al-Hafizh
Orang yang kedudukannya lebih tinggi dari muhaddits, yang ia lebih banyak mengetahui perawi disetiap tingkatan sanad.
.
20. Majhul
Perawi yang tidak dikenal, artinya tidak ada yang menganggapnya cacat sebagaimana tidak ada yang men-ta’dil-nya (lihat istilah ta’dil di poin 23, red-), dan yang meriwayatkan darinya cenderung sedikit. Bila yang meriwayatkan darinya hanya satu orang maka disebut majhul al-‘ain, dan bila lebih dari satu maka disebut majhul al-hal. Hukum haditsnya termasuk hadits yang lemah.
.
21. Tsiqah
Perawi yang tepercaya, artinya tepercaya kejujuran dan keadilannya serta kuat hafalan dan penjagaannya terhadap hadits.
.
22. Jarh
Cacat, dan majruh artinya tercacatkan.
.
23. Ta’dil
Menilai adil.
.
24. Muttafaqun ‘alaih
Maksudnya hadits yang disepakati oleh al-Bukhari dan Muslim rahimahumallah dalam kitab Shahih mereka.
.
25. Mu’allaq/ ta’liq
Hadits yang terputus sanadnya dari awal, satu perawi atau lebih secara berurutan.
.
.
.
InsyaaALLah  Bermanfaat

Minggu, 01 Agustus 2021

Kebiasaan Buruk



Berikut adalah daftar yang berisi musuh nyata kebiasaan buruk yang harus diatasi.


Pelajari dengan cermat dan hadapi kelemahan ini


1.gagal mendefinisikan secara jelas apa yang diinginkan

2.tidak memiliki niat mempelajari pengetahuan khusus

3. menunda-nunda dengan atau tanpa alasan

4.terbiasa melempar kesalahan alih-alih menghadapinya

5.berpuas diri

6.Lemah hasrat yanh mendorong untuk action

7.mudah menyerah pada tanda pertama kekalahan

8.mencari-cari jalan pintas berusah mendapat tanpa berikan balasa sebanding (mengajukan tawaran yang tidak adil)

9.takut dikritik sehingga gagal melaksakan rencana

10.tidak memiliki rencana yang terorganisasi dalam bentuk tertulis

11.kebiasaan lalai melaksanakan ide , atau menyambar ketika peluang muncul


Diambil dari buku karya Napoleon Hill


Jumat, 30 Juli 2021

Pelajari kegagalan orang lain

Banyak dari kita sibuk pelajari kesuksesan orang lain.
Tapi kita lupa bahwa seseorang untuk sukses lakukan banyak kegagalan sebelumnya.

Maka pelajari juga apa saja kegagalannya. Jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama.

“Seorang mukmin tidak akan masuk ke dalam lubang yang sama dua kali.” (Shahih Muslim No. 5317)


Kamis, 29 Juli 2021

4 Dampak Berpikir Negatif

Tanpa kita sadarI Diri dikendalikan oleh pikiran dan perasaan negatif. 


Simak 4 dampak terlalu sering berpikir negatif , materi diambil sari buku karya Napoleon Hill


#1 Menarik Masalah Datang


Entah bagaimana pikiran kita mendapatkan jalan untuk mengubah hal yang kita pikirkan menjadi kenyataan.


Persis seperti sebuah hadits yang maknanya “Kita sesuai prasangka  diri kita sendiri.”


Jaga pikiran positif dengan meniadakan pikiran -pikiran negatif saat mulai menjalar ke diri. 



#2 Iri Hati menghancurkan dari dalam


Atasi perasaan ini justru dengan apresiasi orang lain yang sukses dan tulus mendoakan.


Dengan begitu justru anda merasa lebih baik dengan diri sendiri. 



#3 Hindari mengeluh ganti dengan memuji yang disuka 



Buatlah kebiasaan menemukan hal baik dalam pekerjaan setiap hari. Tidak perlu berupa kejadian besar, cukup menemukan sedikit rasa senang dalam mengerjakan sesuatu dengan baik sudahlah cukup. 



#4 Pikiran Negatif hasilkan ide buruk


Adalah mustahil pikiran negatif hasilkan pemikiran positif. Pikiran negatif akan diubah menjadi bentuk fisik yang nyata. Hasilnya sebuah keputusasaan. Rubahlah pikiran itu sesegera mungkin dengan mengatakan kepada negatifitas itu “Pikiran itu Salah!”

Rabu, 28 Juli 2021

Kaffah

Dulu sebelum saya mengkaji Islam lebih dalam, pemahaman awam saya bahwa agama itu ya seputar ibadah saja.

Tidak mengatur urusan ekonomi, tidak mengatur urusan politik, apalagi urusan bernegara yang rumit.

Ternyata Islam sebagai agama yang syamil dan kamil mengatur itu semua. 

Seketika saya pun takjub dan terus mendalami supaya makin paham hakikat kehidupan.

Tentunya supaya bisa jalankan semua perintah-Nya sebagai wujud pribadi takwa.

[Jibril mendatangiku lalu berkata: “Wahai Muhammad! Hiduplah sesukamu, karena sesungguhnya kamu akan mati. Cintailah siapa yang kamu suka, karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya. Dan berbuatlah sesukamu, karena sesungguhnya engkau akan diberi balasan karenanya. [HR. ath-Thabarani]

Salam Sukses Berkah Berlimpah!


Senin, 26 Juli 2021

Optimis


Optimis!


Ingin jadi entrepreneur ?

Sudah siap terima tantangan ?

Siap dengan banyak persoalan?

Begitulah konsekuensi untuk sukses berbisnis!


Yang bedakan adalah tentang sudut pandang.

Sang Optimis selalu melihat dari sisi positif dan hikmah.

Sementara Sang Pesimis melihat dari sisi negatif dan kalah.


Sama kondisi beda pola pikir.

Pola pikir hasilkan pola sikap.

Dari pola sikap hasilkan habit.


Habit yang hebat ibarat tetesan air yang terus menerus tiada henti.

Perlahan tapi pasti mampu melubangi batu karang yang keras.

Demikianlah kebiasaan orang hebat.



 “Wahai Rasûlullâh, katakan kepadaku di dalam Islam satu perkataan yang aku tidak akan bertanya kepada seorangpun setelah Anda!” Beliau menjawab: “Katakanlah, ‘aku beriman’, lalu istiqomahlah”. [HR Muslim, no. 38; Ahmad 3/413; Tirmidzi, no. 2410; Ibnu Majah, no. 3972].


Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Rabu, 21 Juli 2021

Teman yang Baik


Ingat pesan Rasulullah dalam bergaul.
Bila berteman dengan penjual minyak wangi minimal mendapat wanginya.
Namun bila berteman dengan pandai besi bisa menghanguskan atau minimal mendapat baunya yang tak sedap.

Seorang motivator juga berani berkata. “Tunjukkan 10 teman dekatmu, maka saya bisa tahu berapa penghasilanmu (kebiasaan perilakumu)”

Itulah pentingnya memilih teman dekat.
Jangan sampai temanmu membawa kepada kebinasaan.
Yaitu tidak membawa kepada kebaikan.

Kebaikan disini takarannya bukan sekedar perkara dunia yang remeh temeh.
Namun kebaikan yang membawa kehidupan yang berkah.
Berkah sukses mulia dunia akhirat.




Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Senin, 19 Juli 2021

Udah Taat Aja!

 Udah Taat Aja


Nabi NUH belum tahu Banjir akan datang ketika membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.


Nabi IBRAHIM belum tahu akan tersedia Domba ketika Pisau nyaris memenggal Buah hatinya.


Nabi MUSA belum tahu Laut terbelah saat diperintah memukulkan tongkatnya.


Yang Mereka Tahu harus Patuh pada Perintah-Nya.


Dan tanpa henti Berharap yang Terbaik kepada-Nya.


Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN, ALLAH telah menyiapkan Kejutan disebaliknya.


Seringkali Allah berkehendak didetik-detik terakhir setelah upaya..


Jangan berkecil hati saat belum ada jawaban doa..


Karena kadang Allah mencintai kita dengan cara-cara yang kita tidak duga dan kita tidak suka...


Allah memberikan apa yg kita Butuhkan, bukan apa yg diinginkan hamba..


Lakukan bagianmu saja, dan Allah akan mengerjakan bagianNya...


Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H.

Sabtu, 17 Juli 2021

Penarik Bala


Tak ada suatu kejadian tanpa seijin-Nya.

Bahkan daun berguguran pun atas kehendak-Nya.

Apalagi pandemi yang demikian dahsyat tentu atas kehendak Allah SWT.


Manusia harus bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian.

Bencana terjadi karena kerusakan yang diperbuat manusia.

Sehingga Allah Ridho bencana turun ke bumi.


Terus bermuhasabah diri.

Lakukan perubahan dimulai dari diri sendiri.

Menjadi pribadi takwa jalankan setiap perintah-Nya, jauhkan larangan-Nya.


Termasuk ber amar maruf nahi munkar.

Mengajak hijrah, kembali ke jalan yang diridhoi.

Kepada orang terdekat dan juga penguasa negeri. 


Tugas kita menyampaikan dengan baik , biarlah Allah yang menggerakkan hati.

Semoga Allah ridho dan menarik Bala.

Keberkahan turun ke penjuru bumi, berikan Rahmat semesta alam. 


Salam Sukses Berkah Berlimpah!