banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Rabu, 11 Desember 2019

Perjuangan butuh Pengorbanan


Bila ingin hidup sehat kita paham harus rajin olahraga.

.

Bila ingin banyak wawasan kita paham harus rajin membaca.

.

Namun banyak yang tidak paham, ingin hidupnya bahagia tapi malah dengan kejar kesenangan semu untuk kepuasan jiwa.

.

Mengejar harta siang-malam sehingga waktu habis untuknya.

.

Atau Bersenang-senang mencari hiburan dunia untuk hilangkan kepenatan.

.

Sejatinya itu semua adalah kesenangan semu nan menipu.

.

Tidak paham bahwa kebahagiaan hakiki adalah ketika Allah SWT ridho.

.

Dengannya kita bisa ditempatkan di sisi-Nya yang terbaik kelak (surganya Allah).

.

Dan harganya sangat mahal, Butuh perjuangan, air mata dan pengorbanan yang luar biasa.

.

Jadi mustahil kalau hidup ongkang-ongkang kaki, penuh kenyamanan, tiada pengorbanan, tanpa perjuangan lalu bisa raih kebahagiaan hakiki.

.

“Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat.”(HR. Muslim)


Selasa, 10 Desember 2019

Payung Keyakinan


“Payung tidak mampu menghentikan hujan, tapi dengan payung mampu melewati hujan tanpa kebasahan.

.

Begitu juga dengan keyakinan mungkin tidak membawa kepada keberhasilan, tetapi memberi kekuatan untuk hadapi tantangan.

.

Sedia payung sebelum hujan, sedia tawakal yang berisi keyakinan-keyakinan. Yakinlah Allah SWT memberi jalan terbaik.

.

Dan akhirnya Dengan keyakinan membawa kepada ketenangan.”

.

#quotesagungns #suksesmulia #motivasiislami 

Jumat, 06 Desember 2019

Silaknas DPS 2019


Minggu lalu mengisi di acara Silaknas @developerpropertysyariah . Sekitar 240 orang developer property syariah dari berbagai daerah hadir di hotel @granddafamrohanjogja .


Rata-rata level bisnis nya bermacam-macam ada yang masih pemula ada juga yang sudah miliki proyek ratusan Milyar.

.

Sesuai tema saya membahas materi tentang Prospek dan Trend bisnis Syariah. .

Saya sampaikan Diawali dengan meningkatnya kelas menengah di Indonesia. Uniknya kalau di negeri barat semakin makmur seseorang maka semakin sekuler, namun kebalikannya di negeri ini semakin makmur malah semakin religius.

.

Diawali fenomena hijrah sekitar tahun 2010 yang memunculkan komunitas hijaber, disusul kegiatan one day one juz, kemudian diiringi produk-produk Islami mulai dari bank syariah, kosmetik halal wardah, logo Halal MUI jadi standar makanan, hingga kemunculan pengajian-pengajian besar seperti hijrah fest dan muslim united. Bahkan artis hijrah dengan musawarah-nya, kemudian fenomena pengajian Ustadz Abdul Somad yang selalu meluber.

.

Ghiroh Islam yang demikian besarnya memberikan peluang kepada sektor bisnis yang semula berpola konvensional beralih ke konsep syariah.

.

Tidak ada yang salah dengan penyebutan Syariah bila memang benar niat utamanya untuk membangun bisnis yang sesuai syariat Islam.

.

Namun jangan sampai kata syariah dilihat semata dari kacamata peluang saja. Haruslah diyakini bahwa berbisnis sesuai syariah merupakan kewajiban setiap muslim.

.

Di iklim bisnis sekuler-kapitalis yang tidak begitu pedulikan syariat tentu sudah menjadi kewajiban sebagai muslimpreneur memposisikan bisnisnya dengan label syariah sebagai pembeda.

.

Niat untuk berbisnis sesuai syariat saja belumlah cukup, dibutuhkan juga pemahaman fikih muamalah serta kemampuan sunatullah (profesionalitas) dalam bisnis. .

Supaya jangan sampai terjadi keteledoran yang berujung kepada para kaum sekuler-kapitalis yang menyerang “menggoreng “ berita seakan penyebutan syariah sebagai label kedok belaka.

.

Karena sejatinya “Dimana ada Syariat disana ada Maslahat”

.

Salam Sukses Berkah Berlimpah! #motivasiislami #quotesagungns #suksesmulia 

Kamis, 05 Desember 2019

Kepribadian Islam


Abu Bakar Ash Shiddiq adalah seorang yang rendah hati, lemah lembut, dan tidak pernah berlaku angkuh, apalagi bertindak sewenang-wenang, baik semasa jaman jahiliyah maupun sesudah beliau masuk Islam, lebih-lebih sesudah menjadi Khalifah (Pemimpin umat Islam).

.

Sedang Umar bin Khattab sebagai khalifah kedua karakternya keras, tegas, dan pemberani. Ketika akan melakukan hijrah ke kota Madinah Umar berani terang-terangan, dan malah menantang orang-orang kafir Quraisy dengan perkataan “Siapa yang ingin istrinya menjadi janda, anaknya menjadi yatim maka halangilah saya untuk hijrah”.

.

Walau karakter nya terlihat berseberangan namun keduanya miliki persamaan yaitu sangat taat kepada Rasulullah ﷺ atas setiap perintah dan larangan Allah SWT.

.

Karakter manusia adalah bawaan sejak lahir. Setiap manusia dilahirkan dengan masing-masing karakter yang berbeda dan unik. Perbedaan karakter untuk saling melengkapi satu dengan yang lain. Apapun karakternya yang terpenting adalah ketaatan terhadap perintah dan larangan Allah SWT.

.

Ketika seseorang menjadikan Islam sebagai landasan (way of life) maka pola Pikir (aqliyah) dan pola sikap (nafsiyah) akan berdasarkan Islam yang berujung melahirkan kepribadian Islam (syakhsiyah Islamiyah).

.

Seseorang yang miliki kepribadian Islam  melangkah dan beramal di dunia sementara kedua matanya senantiasa menatap nan jauh disana (negeri akhirat), surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang telah disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.

.

“Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, Sesungguhnya ia telah mentaati Allah. dan Barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), Maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka (QS. An-Nisaa : 80)

.

Salam Sukses Berkah Berlimpah!

#motivasiislami #yukhijrahbisnis #suksesduniaakhirat #suksesmulia #quotesagungns  

Pakol




Banyak yang tanya ini peci/topi apaan sih bentuknya aneh mirip telor ceplok bagian atasnya.

.

Peci yang saya dapat di Madinah ini namanya Pakol, menjadi peci khasnya Afghanistan dan Pakistan . Pakol (juga dieja Pakul atau Khapol, dari Khowar bahasa Chitral) adalah, topi laki-laki yang berbentuk bulat berlapis lunak , biasanya dari wol dan ditemukan dalam berbagai warna sederhana: coklat, hitam, abu-abu, atau gading.

.

Pakol berasal dari Chitral dan Gilgit daerah yang sekarang berada di Utara Pakistan. Populer diantara suku-suku Pashtun Utara pada awal abad kedua puluh sebagai pengganti sorban mereka yang besar dan rumit.

.

Ada dua tipe dasar Khapol: gaya Chitrali, yang penuh dijahitan, dan gaya Gilgiti yang dikenakan seperti topi rajut. Khapol Chitrali memiliki banyak variasi yang populer di Pakistan dan Afghanistan.

.

Pakol sering dijumpai di Afghanistan, Pakistan, dan di Uzbekistan serta Tajikistan. Di Pakistan, sangat populer di Provinsi North West Frontier dan Daerah Utara seperti Gilgit dan Hunza dan Chitral, juga di beberapa daerah Utara di Jammu dan Kashmir .

.

Peci ini mendapat perhatian di Barat pada 1980-an, terkenal sebagai seorang topi seorang Muslim , Pashtoon atau mujahidin. Pakul kemudian menjadi penututup kepala mujahidin Afghanistan yang berjuang melawan penjajahan Soviet(1979-1989). #quotesagungns 

Silaknas DPS 2019


Minggu lalu mengisi di acara Silaknas @developerPropertysyariah. Sekitar 240 orang developer property syariah dari berbagai daerah hadir di hotel Grand Dafam. 
.
Rata-rata level bisnis nya bermacam-macam ada yang masih pemula ada juga yang sudah miliki proyek ratusan Milyar.
.
Sesuai tema saya membahas materi tentang Prospek dan Trend bisnis Syariah. 
.
Saya sampaikan Diawali dengan meningkatnya kelas menengah di Indonesia. Uniknya kalau di negeri barat semakin makmur seseorang maja semakin sekuler, namun kebalikannya di negeri ini semakin makmur malah semakin religius.
.
Diawali fenomena hijrah sekitar tahun 2010 yang memunculkan komunitas hijaber, disusul kegiatan one day one juz, kemudian diiringi produk-produk Islami mulai dari bank syariah, kosmetik halal wardah, logo Halal MUI jadi standar makanan, hingga kemunculan pengajian-pengajian besar seperti hijrah fest dan muslim united. Bahkan artis hijrah dengan musawarah-nya, kemudian fenomena pengajian Ustadz Abdul Somad yang selalu meluber.
.
Ghiroh Islam yang demikian besarnya memberikan peluang kepada sektor bisnis yang semula berpola konvensional beralih ke konsep syariah.
.
Tidak ada yang salah dengan penyebutan Syariah bila memang benar niat utamanya untuk membangun bisnis yang sesuai syariat Islam.
.
Namun jangan sampai kata syariah dilihat semata dari kacamata peluang saja. Haruslah diyakini bahwa berbisnis sesuai syariah merupakan kewajiban setiap muslim.
.
Di iklim bisnis sekuler-kapitalis yang tidak begitu pedulikan syariat tentu sudah menjadi kewajiban sebagai muslimpreneur memposisikan bisnisnya dengan label syariah sebagai pembeda.
.
Niat untuk berbisnis sesuai syariat saja belumlah cukup, dibutuhkan juga pemahaman fikih muamalah serta kemampuan sunatullah (profesionalitas) dalam bisnis. 
.
Supaya jangan sampai terjadi keteledoran yang berujung kepada para kaum sekuler-kapitalis yang menyerang “menggoreng “ berita seakan penyebutan syariah sebagai label kedok belaka.
.
Karena sejatinya “Dimana ada Syariat disana ada Maslahat”
.
Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Rabu, 04 Desember 2019

Pemimpin Hebat


Pemimpin hebat bukanlah yang bebas berkehendak melakukan apa saja sekehendak hatinya.

.

Namun justru pemimpin hebat adalah mereka yang mau untuk dipimpin.

.

Para Sahabat dekat Rasulullah hampir kesemuanya memiliki karakter pemimpin yang hebat.

.

Hal yang wajar karakter seorang leader punya rasa ke ‘aku’ an yang tinggi.

.

Namun yang terjadi dibawah kepemimpinan Rasulullah para sahabat terbaik dapat tunduk patuh menekan rasa ke ‘aku’ an nya demi untuk tujuan yang besar (Ridho Allah SWT)

.

Caloaaan Pemimpin hebat memiliki integritas yang tinggi, baik ketika masih menjadi bawahan dan ketika saatnya nanti memimpin.

.

Pemimpin hebat adalah yang mau untuk dipimpin mengendalikan diri dari segala godaan kemaksiatan.

.

Pemimpin hebat juga rela berkorban untuk tujuan yang lebih besar.

.


Apabila mengendalikan diri saja tidak mampu maka tidak layak disebut sebagai  the great leader.

.


.

“Sesungguhnya manusia terbaik yang anda tunjuk untuk bekerja adalah orang yang kuat dan amanah.” (QS. Al-Qashas: 26).

7 sahabat pejuang


Rasulullah ﷺ dan kebanyakan dari para sahabatnya adalah entrepreneur sejati. Bukan hanya sebagai pedagang yang tangguh, negosiator yang ulung, namun juga mujahid yang tak kenal rasa takut.

.

Bahkan, tujuh dari 10 sahabat yang dijanjikan Nabi ﷺmasuk surga adalah para pengusaha sukses. Mereka adalah Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf, Thalhah bin Ubaidillah, dan Zubair bin Awwam.

.

Kita yang ingin menjadi muslimpreneur sejati (truly muslimpreneur) sepatutnya mengidolakan para ahli surga ini. Mencontoh bagaimana pemikiran dan orientasi hidupnya.

.

Sebagai orang yang miliki harta berlimpah bisa saja dalam medan dakwah / medan jihad mengambil peran hanya sebagai penyumbang harta saja.

.

Namun tidak bagi truly muslimpreneur ini, mereka turun langsung dalam medan perjuangan, menjadikan dakwah (Islam) sebagai poros kehidupan. Mereka merelakan sebagin besar harta, tenaga, pemikiran, dan waktunya untuk umat. .

Berbeda dengan kebanyakan pedagang (pengusaha) yang pola pikirnya hanya asas manfaat belaka, semua diukur atas “apa untungnya buat saya”. Kegiatan seputar dakwah, menuntut ilmu (agama) dan amar maruf nahi munkar mengambil sedikit porsi atau bahkan hanya waktu sisa saja.

.

Mungkin bukan karena tak mau, namun karena iklim sekuler kapitalis yang telah menjalar di berbagai lini termasuk dalam dunia bisnis. .

Salam Sukses Berkah Berlimpah! #quotesagungns #suksesmulia #motivasiislami 

Sabtu, 23 November 2019

Hikmah Sa’i Siti Hajar


Pelajaran Sa’i Siti Hajar

.

Bersyukur bagi yang berkesempatan ketanah suci untuk ibadah haji / umroh. Selain besarnya pahala banyak sekali hikmah pelajaran, salah satunya Sa’i.

.

Sa'i salah satu rukunyang dilakukan dengan berjalan kaki (berlari-lari kecil) bolak-balik 7 kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dan sebaliknya.

.

Jarakantara Shofa dan Marwah sekitar 450 meter, sehingga perjalanan tujuh kali berjumlah kurang lebih 3,15 kilometer.

.

Teringat bagaimana dulu Siti Hajar dan bayi Ismail kehausan di tanah gersang, tandus diliputi bukit batu. Tidak ada satupun orang yang bisa ditemui. Tak ada sedikit pun sumber mata air. Tetapi Siti Hajar yakin bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya.

.

Walaupun keyakinan total kepada Allah, bukan berarti Siti Hajar diam seribu bahasa ketika bayinya menangis kehausan. 

.

Siti Hajar berlari ke sana kemari mencari sumber mata air. Berlari ke bukit Shafa berharap ada sumber mata air, ternyata setelah didatangi tidak ada. Kemudian lari menuju bukit Marwa, ternyata tidak ada sumber mata air juga.

.

Beliau berlari-lari dengan penuh berharap akan pertolongan Allah. Bolak balik antara bukit Shafa dan Marwa hingga 7 kali. Kemudian beliau beristirahat Sambil terus memohon pertolongan Allah. Hingga akhirnya Allah menurunkan sumber mata air di dekat bayi Ismail berada.

.

Subhanallah, pertolongan Allah begitu dekat. Rezki Allah tidak selalu didapat dari hasil usaha. Siti Hajar berlari-lari dari bukit Shafa ke Marwa hingga 7 kali

Tetapi saat sudah berjuang maksimal sambil terus berserah diri kepada Allah, maka Allah turunkan rezki (mata air) itu.

.

Mata air tersebut dikenal dengan nama air zam-zam. Sumber air tersebut hingga sekarang tidak pernah kering, bahkan jumlahnya melimpah ruah walau diminum oleh seluruh jamaah haji /umroh yang hadir ke tanah suci. MashaAllah..

.

“Dan Dia memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Barangsiapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.” (QS At Talaq : 3)

Kamis, 21 November 2019

Napak Tilas Gua Hira




Perjalanan umroh ini cukup spesial karena bisa naik ke Jabal Nur untuk napak tilas  Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dari Allah SWT yang pertama kali melalui Malaikat Jibril.

.

Kami ber tujuh mendaki gunung batu setinggi 200 meter ini start sekitar pukul 17.00 , sampai puncak 17.45 pas waktu adzan maghrib.

.

Setiba di puncak, sholat berjamaah terlebih dahulu dengan menghadap kiblat yang ditandai Clock Tower Zam-Zam yang terlihat dari kejauhan.

.

Pemandangan kota Makkah sangat indah terlihat kerlip lampu berkilau menambah syahdu suasana.

.

Kami mengira letak Gua Hira berada tepat di puncak Jabal Nur. Ternyata harus turun lagi sekitar 40 meter untuk mencapainya. .


Jalan masuk ke Gua Hira juga tak terduga. Harus melalui celah di antara dua batu raksasa yang sangat sempit dengan ketinggian sekitar dua meter.

.

Gua hira sendiri tingginya sekitar 2 meter. Lebarnya berkisar 1 meter dengan panjang kira-kira 2 meter. .

Di tempat inilah Nabi sering menyendiri bermunajat kepada Allah SWT sebelum turunnya wahyu. .

Sampai akhirnya Rasulullah SAW menerima perintah iqra’ (membaca) sekaligus menandai dimulainya periode kenabian (nubuwwah). .

Allahumma shalli wa sallim ’ala Muhammad #quotesagungns #motivasiislami  




Syukur


Tak dapat mengerti keindahan bila tiada mata untuk melihat.
.

Tak dapat menikmati lezatnya makanan bila tiada lidah untuk mengecap.
.
Juga Tak dapat mendengar indahnya kicauan burung bila tiada telinga untuk mendengar.
.
Sekaya apapun materi tak sebanding bila salah satu saja dari nikmat itu hilang.
.
Apalah arti kekayaan bila tak dapat melihat semua keindahan.
.
Bersyukurlah, sejatinya diri ini begitu banyak diberi nikmat.
.
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nahl: 18).

Bukti syukur selain dengan ucapan disertai dengan tindakan.
.
 Yaitu ke-TAAT-an.
.
“Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya” (QS. Ali Imran: 123).

Jumat, 15 November 2019

Kemudahan selalu menyertai


Allah SWT sendiri berfirman: Fa inna ma’al ‘usri yusr[an], inna ma’al usri yusra (Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan; sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan (TQS al-Insyirah [94]: 5).

Menarik sekali, dalam ayat di atas Allah SWT menggunakan kata ma’a (bersama), bukan ba’da (sesudah). Dengan demikian ayat di atas lebih tepat diterjemahkan dengan, “Sesungguh-nya bersama kesulitan ada kemudahan,” bukan, “Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemuda-han.” Mengapa demikian? Alasannya, sebagai-mana dinyatakan oleh Imam ar-Razi dalam Mafatih al-Ghaib, karena jarak waktu antara kesulitan dan kemudahan itu sangat pendek sehingga seolah keduanya susul-menyusul, berbarengan, beriringan atau berdampingan.

Selain itu, Imam ar-Razi menukil sebuah hadis qudsi sebagaimana dituturkan oleh Ibn Abbas ra. bahwa Rasul saw. pernah bersabda, “Allah SWT telah berfirman: Khalaqtu ‘usr[an] bayna yusrayn. Fala yaghlibu ‘usyr[un] yusrayn (Aku telah menciptakan satu kesulitan di antara dua kemudahan. Karena itu tidak akan pernah satu kesulitan bisa mengalahkan dua kemudahan).”

Ini sejalan dengan sabda Rasul saw. yang lain, sebagaimana dituturkan oleh Muqatil ra., “Tidak akan pernah satu kesulitan bisa mendominasi dua kemudahan.” (Lihat: Ar-Razi, Mafatih al-Ghayb, XVII/92).
.
Karena itulah, sejatinya kita bukan saja siap menghadapi kesulitan, tetapi bahkan kesiapan itu harus disertai dengan optimisme dan kegembiraan karena pasti dalam waktu yang singkat akan hadir dua kemudahan. Karena itu pula tidak aneh jika banyak ulama dulu yang seolah-olah berharap musibah datang kepada mereka. Pasalnya, mereka amat yakin, di balik kesulitan menghadapi musibah yang menimpa mereka, Allah SWT telah menyediakan karunia terindah untuk mereka.
.
Sumber : mustanir.net 

Selasa, 12 November 2019

Hijrah total


Kemarin sharing di acara Truly Muslimpreneur #1 Solo.

.

Alhamdulillah acara berjalan lancar, walau harus agak terburu karena mengejar pesawat di bandara Jogja.

.

Berkisah tentang bertemunya dengan komunitas Pengusaha Rindu Syariah jogja yang akhirnya membawa saya berhijrah.

.

Islam itu bukan agama "prasmanan" diambil yang disuka saja. Tapi suka dan tidak suka harus diambil seluruhnya.

.

Islam mengajarkan 3 dimensi kehidupan. HabluminAllah, Habluminafsi, Habluminnanas. 

.

Dimana urusan antar manusia seperti hal ekonomi (muamalah), politik, sosial, bahkan bernegara, Islam pun mengatur secara tuntas.

.

Bisnis!

.

Ngaji!

.

Dakwah!

.

#yukHijrahBisnis

Minggu, 03 November 2019

Masalah


Berharap hidup bebas masalah, penuh bahagia adalah fatamorgana.

.

Sejatinya tak ada seorang pun yang bebas dari ujian hidup.

.

Yang membedakan hanya kadarnya.

.

Ternyata semakin sholih semakin berat kadar ujiannya.

.

Dalam Surat Al Imran 113-114 yang dimaksud orang Sholih selain ahli ibadah juga yang menyuruh kepada kebaikan & mencegah dari yang mungkar.

.

Dengan berbagai ujian semakin meninggikan derajatnya agar kelak mendapatkan ganjaran yang besar di akhirat.

.

“..Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.” (HR.Tirmidzi)

.


Sabtu, 19 Oktober 2019

Amalan


Beli martabak semakin mewah topingnya semakin mahal harganya.

.

Kendaraan sejenis semakin muda tahunnya semakin mahal belinya. 

.

Rumah semakin luas + strategis juga semakin mahal nilainya.

.

Kesimpulannya ada rupa ada harga. Dan semua sudah paham tentang itu.

.

Seharusnya kita juga paham untuk dunia yang fana saja ada nilai yang harus dibayar, apalagi untuk urusan akhirat yang kekal abadi.

.

Dengan apa engkau akan membelinya ?

.

Cukupkah amalan pahala dibanding dosa?

.

Tahukah diamnya diri juga akan terkena aliran dosa ?

.


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya barang dagangan Allah sangat mahal, dan ketahuilah bahwa barang dagangan Allah adalah surga.” (HR. at-Tirmidzi (no. 2450) dan al-Hakim (4/343)

Kamis, 17 Oktober 2019

Lemah lembut


Nabi Muhammad SAW adalah seorang Nabi dan Rasul yang digelari al-Amin (terpercaya).

.

Gelar al-Amin ini jauh sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan Rasul. Pada saat beliau remaja, sudah banyak orang yang mempercayainya, banyak di antara mereka yang menitipkan barang kepada beliau saat mereka bepergian.

.

Dan, lebih kentara lagi gelar ini disandangkan saat Rasulullah SAW mampu dengan adil dan bijak memutuskan perselisihan terkait siapa yang paling berhak menempatkan kembali Hajar Aswad pada tempatnya. 

.

Gelar al-Amin (tepercaya) yang disandang merupakan bukti mulianya perangai Rasulullah SAW.

.

Setidaknya ada empat akhlak yang dimiliki oleh Rasulullah SAW sehingga beliau digelari al-Amin. Yaitu Jujur, amanah, santun, dan rendah hati.

.

Pribadi al amin tersebut membuat mereka yang hatinya jujur mudah menerima Islam.

.

Pun demikian di masa kini, umat pun bisa menilai siapa-siapa mereka yang tulus ikhlas berdakwah menyampaikan risalah Islam dengan kepribadian al amin. 

.

Sehingga bagaimana pun para pendengki dien ini melakukan muslihat dengan kampanye keburukan dan menyudutkan, cepat/lambat umat akan sadar.

.

“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu.” (QS.Ali Imran:159)


Minggu, 13 Oktober 2019

Fi Amanillah


Dalam Islam ide dasarnya adalah keimanan/keyakinan kepada Allah SWT sehingga qaidah dan qiyadah fikriyahnya (landasan & kepemimpinan berpikir) berdasar perintah dan larangan Allah SWT (Syariat).

.

Sedang kapitalisme ide dasarnya adalah Sekulerisme yang memisahkan antara agama dengan kehidupan. Jadi tujuannya hanya asas MANFAAT saja.

.

Selama bermanfaat (materi) bagi dirinya dianggap baik, sementara yang tidak bermanfaat dianggap buruk/tidak berfaedah.

.

Dalam perhelatan Muslim United kali ini dari berbagai penjuru tanah air tumplek blek berkumpul ke Jogja untuk mengikuti kajian para Ustadz-Ulama berbagai harokah.

.

Bagi yang sudah ‘terpapar’ sekulerisme  tentu hal ini sangat nggak banget, masa hanya untuk ikut kajian harus berkorban waktu, tenaga, dan biaya besar gitu sih..

.

Harus keluar ongkos bus/kereta/pesawat  belum lagi sibuk cari tempat penginapan, transport dan akomodasi selama di Jogja serta berbagai keribetan lainnya.

.

Inget ‘bro’ ini bukan dalam rangka berwisata, tapi berlelah untuk mencari ilmu agama (yang merupakan kewajiban setiap muslim).

.

Makanya buat mereka ngga banget deh... 😅 

.

Tapi saya yakin masih banyak yang pingin banget ikut hadir tapi terkendala sebab satu dan lain hal..

.

Terlebih Muslim United bukan hanya forum kajian ilmu, namun juga dalam rangka SilahUkhuwah merekatkan persatuan umat, supaya tidak mudah di pecah belah.

.


Selamat kembali kekota tujuan para ‘mujahid’ ilmu & uhkhuwah.. sampai bertemu kembali inshaAllah tahun depan dalam perhelatan Muslim United berikutnya.

.

#JogjaKotaKajian #SedulurSaklwase #MuslimUnited

Kamis, 10 Oktober 2019

Bersyukur


Ginjal bertanggung jawab untuk menyaring lebih dari 180 liter darah setiap hari. Sampah-sampah yang ada dalam tubuh diproses oleh ginjal dan dikeluarkan dalam bentuk urin. 

.

Sampah-sampah itu terdiri dari garam yang berlebih, lemak, racun dan cairan lainnya. 

.

Ketika ginjal berhenti berfungsi, darah akan cepat terisi dengan racun, yang dapat mengakibatkan kerusakan pada banyak organ lain

.

Manusia sejatinya memiliki dua ginjal dan walau sulit bisa hidup dengan satu ginjal. 

.

Bila Ginjal rusak solusinya dengan donor organ. Tahukah anda Dilansir dari detik.com harga ginjal di pasar gelap seharga US$ 262.000 atau sekitar Rp 2,4 miliar.

.

Sementara harga Jantung: US$ 119.000 atau sekitar Rp 1,1 miliar dan Hati: US$ 157.000 atau sekitar Rp 1,4 miliar

Subhanallah.. 

.

Maukah organ tubuh anda diambil atau ditukar dengan harga segitu ? Kalau masih berakal tentu akan menolak. 


.

Seberapapun tidak sebanding dengan nikmat sehat yang didapat.

.


Sudah seharusnya kita bersyukur atas nikmat sehat yang Allah SWT berikan.

.

Dan ini baru sebagian kecil dari berbagai kenikmatan hidup lainnya. 

.

Bersyukurlah punya kendaraan (dengan segala kendalanya), bersyukurlah punya penghasilan (seberapa pun besarnya), bersyukurlah punya keluarga  suami/istri/anak (dengan segala tantangannya), bersyukurlah punya tempat untuk tinggal, dan lain sebagainya..

.

Seharusnya diri malu bila sering mengeluh atas kondisi hidup. Lupa bahwa demikian banyak kenikmatan yang telah didapat.

.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (Qs. Ibrahim: 7).


.

Dan bukti syukur yang haq adalah TAAT tanpa tapi dan nanti... 

Jumat, 04 Oktober 2019

Man jadda wa jada


Man Jadda Wa Jadda, Barangsiapa bersungguh-sungguh akan mendapatkan hasil.

.


Sunatullahnya yang bersungguh-sungguh akan menikmati hasilnya.

.

Yang ingin badan kurus bersungguh-sungguh olahraga, mengatur pola makan, menahan godaan makan enak.

.

Yang ingin sukses bisnis/karir bersungguh-sungguh belajar, ikhtiar, tawakal, dan jalankan sesuai syariat.

.

Yang ingin anaknya sholeh/ha bersungguh-sungguh aplikasikan ilmu parenting Islami.

.

Yang ingin keluarga samara bersungguh-sungguh jalankan fikih keluarga.

.

Dan seterusnya.. dan seterusnya..

.

Namun Bersungguh-sungguh membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit.

Terlebih bila semua keinginan tersebut tujuan akhirnya untuk keridhoan Allah SWT. Harus dengan perjuangan dan pengorbanan.

.

Dibutuhkan tekad kuat, istiqomah, huznudzon, kesabaran, ketaatan, tawakal dan keyakinan untuk menggapainya.

.

Maaf.. untuk ini agak “mahal” “harga” yang harus “dibayar”, hanya untuk yang “kuat” saja.

.

"Ketahuilah, sesungguhnya barang dagangan Allah itu mahal. Ketahuilah, sesungguhnya barang dagangan Allah itu adalah surga." (HR. Al-Tirmidzi)