banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Senin, 03 Oktober 2016

Dakwah kewajiban setiap muslim

Banyak yang beranggapan bahwa dakwah itu kewajiban da’i, ustadz, atau orang-orang yang paham agama. 

Konotasi dakwah juga terbatas pada majelis ta’lim. Orang yang berdakwah akhirnya hanya identik dengan orang yang berceramah. Dengan pandangan ini, seorang muslim yang bukan da’i atau ustadz merasa tidak punya tanggung jawab dakwah.

Dakwah seharusnya menjadi komitmen setiap muslim untuk menyebarkan Islam kepada orang terdekat dan lingkungannya. 

Dakwah seperti ini tidak harus menunggu jadi pakar. Kalau dakwah harus menunggu s
menjadi pakar ntah sampai kapan akan dimulai. 

Apalagi di zaman sekarang yang Negara melepas tanggung jawab untuk jamin kesejahteraan rakyatnya, ada tidak ada negara seakan nggak ngaruh. Akhirnya rakyat berjuang sendiri seperti untuk kesehatan dan pendidikan. Akibatnya waktu habis untuk berjuang memenuhi kebutuhan hidup.

"Imam adalah pemelihara dan dia bertanggungjawab atas rakyatnya" (HR al-Bukhari dari Abdullah bin Umar)

Semoga dengan mengenal keutamaan dakwah berikut kita semakin bersemangat.
Allah SWT berfirman, “Apakah ada orang yang lebih baik dari yang menyeru kepada ajaran tauhid dan taat kepada Allah semata-mata serta beramal shalih, dan dia berkata, “Sungguh aku termasuk kaum muslim.” (QS. Fushlihat : 33)

“Barangsiapa memberi petunjuk pada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikuti ajakannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun juga” (HR. Muslim no. 2674).

Dari Abu Umamah Al Bahili ra, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda,“Sesungguhnya para malaikat, serta semua penduduk langit-langit dan bumi, sampai semut-semut di sarangnya, mereka semua bershalawat (mendoakan dan memintakan ampun) atas orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia” (HR. Tirmidzi no. 2685)


1 komentar: