banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Jumat, 14 Juni 2019

Ilmu bisa menjadi beban

Imam Ghazali pernah berkirim surat kepada muridnya. Isinya menggambarkan betapa pentingnya perbuatan saling menasihati. Demikian pula, kelapangan hati dalam menerima nasihat.

.

"Nasihat itu mudah, yang sukar adalah menerimanya. Bagi mereka yang mengikuti hawa nafsunya, maka nasihat akan terasa pahit," kata Imam Ghazali dalam pembukaan suratnya itu.

.

Terhadap sang murid, Hujjatul Islam berpesan agar hidup sebagai pemuda Muslim yang mencintai ilmu pengetahuan dan mengamalkan ilmu itu. "Subhanallah, mereka tidak menyadari bahwa ilmu yang telah diamanatkan kepadanya mesti diamalkan. Bila tidak, ilmu hanya akan menjadi beban, memperberat siksa yang ditimpakan kepadanya," lanjut sang imam.

.

Sosok yang lahir di Tus (Persia) itu mengutip sebuah hadits Nabi SAW, "Orang yang mengalami siksaan berat pada Hari Kiamat adalah ilmuwan dan kaum cendekiawan yang tidak menebarkan manfaat dengan ilmunya."

.

Salam Sukses Berkah Berlimpah!

#motivasiislami #yukhijrahbisnis #suksesduniaakhirat #suksesmulia #quotesagungns

Ukhuwah


Ukhuwah dimaknai ikatan persaudaraan. Secara luas Ikatan bisa muncul karena ikatan darah, persamaan daerah /suku, persamaan bahasa, atau akhir-akhir ini yang sedang ‘panas’ adalah ikatan karena pilihan politik.

.

.

Namun ikatan yang saya sebut diatas sifatnya rapuh karena pondasinya lemah mudah sekali dicerai beraikan.  Lalu ikatan apa yang hakiki ?

.

Tidak ada ikatan yang benar (haq) kecuali ikatan yang berdasarkan aqidah Islam yaitu Ukhuwah Islamiyah. ‘’Orang Mukmin itu bagaikan satu jasad, atau bagaikan bangunan yang saling mengukuhkan,’’ sabda Nabi SAW dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

.

Konsekuensi akidah Islam adalah KETAATAN kepada hukum Allah (Syariat). Sabda beliau “Demi Allah, sungguh jika Fatimah binti Muhammad mencuri, aku sendiri yang akan memotong tangannya’” (HR. Bukhari no. 6788 dan Muslim no. 1688).

.

Menunjukkan bahkan ikatan darah tidak ada pengecualian dihadapan penegakkan hukum Allah, yaitu bukan dengan mengikuti hawa nafsu. Rasulullah bersumpah, jika Fatimah binti Muhammad mencuri –dan Fatimah tentu lebih mulia secara nasab dibandingkan dengan wanita bani Makhzum (klan suku Quraisy) karena Fatimah adalah pemimpin para wanita di surga- maka rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri yang akan memotong tangannya.

.

Dengan demikian WAJIB bagi muslim kedepankan ikatan akidah Islam, dahulukan persamaan ketimbang perbedaan, jangan mau dipecah belah. Walau demikian tetap wajib ber-amar maruf nahi mungkar karena ini juga perintah Allah SWT supaya saudaranya tidak salah jalan.

.

Sejatinya ukhuwah itu ibarat simpul tali pendaki gunung yang KUAT mengangkat beban berat, namun juga mudah DIURAI (saling pengertian). Sifat demikian penting untuk hadapi tantangan zaman yang penuh cobaan.

.

Bersama menguatkan menuju jannah, bukan melemahkan dengan kebencian yang membawa ke Neraka.

.

Salam Sukses Berkah Berlimpah! #motivasiislami #yukhijrahbisnis #quotesagungns #suksesduniaakhirat

Tua itu pasti, dewasa itu pilihan


Bertambahnya usia tidak serta merta pribadi menjadi lebih dewasa. Dewasa tidaknya seseorang ditentukan oleh banyak hal yang berhubungan langsung dengan kehidupannya. Kemajuan kepribadian sangat dipengaruhi oleh perkembangan otak. 
.
Berdasarkan penelitian (salah satunya Jurnal Cerebral Cortex) menyatakan bahwa telah terjadi pengurangan hubungan antar sel dalam otak untuk membuatnya lebih efisien dan efektif dalam bekerja. 
.
Ini dapat diibaratkan ketika sebuah rangsangan diterima biasanya impuls syaraf mengalirkannya kesemua sel yang lain (keseluruh otak) akan tetapi setelah proses pendewasaan setiap rangsang yang di terima akan dikonsentrasikan ke bagian tertentu saja. Penyusutan ini menunjukkan bahwa orang dewasa lebih efektif dan efisien dalam berpikir.
.
Contohnya ketika seorang bayi diperintahkan untuk mengangkat tangannya maka perintah itu dikirimkan keseluruh bagian otak namun ia tidak melakukan apa-apa. Setelah memasuki umur 3 tahun, ia dirangsang dengan perintah yang sama maka langsung saja otaknya merespon rangsangan tersebut dengan mengalirkan perintah hanya di bagian otak yang mengendalikan tangan untuk diangkat.
.

Pembeda utama antara orang yang sudah dewasa dan yang belum dewasa adalah pengalaman. Satu-satunya cara untuk meningkatkan kedewasaan seseorang yaitu dengan menambah pengalamannya. Seperti dengan pengalaman belajar, pengalaman panca indra, pengalaman bertanggung jawab, bergaul, berkomunikasi, pengalaman hadapi masalah, mandiri, bermanfaat, bekerja, beragama, dll.
.
Kedewasaan bisa terlihat dari bagaimana seseorang dalam berpikir dan berperilaku. Semakin matang seseorang semakin cemerlang dalam memutuskan sesuatu. Pikirannya jauh kedepan melampaui orang kebanyakan, bahkan pemikirannya jauh sampai kehidupan setelah kematian (akhirat). 
.
Otomatis Kemampuan pengendalian dirinya hebat, tenang ketika hadapi masalah, adil dalam analisis, tekun dalam lakukan suatu hal, dll. Demikian karakter dewasa yang biasanya terdapat pada orang-orang yang sukses (dunia akhirat) seperti Rasulullah SAW contohkan. Semua pemikiran dan perbuatannya selalu berdasarkan aturan (syariat) dari pencipta manusia yaitu Allah SWT. Sehingga semua yang dilakukan adalah yang terbaik, adil, dan berikan maslahat.
.

وَأَقْسِطُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

“Dan hendaklah kamu berlaku adil; sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al Hujurat: 9)

Salam Sukses Berkah Berlimpah!


Minggu, 09 Juni 2019

Hidayah dikejar, Istiqomah dipaksa




Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Didatangkan penduduk neraka yang paling banyak nikmatnya di dunia pada hari kiamat. Lalu ia dicelupkan ke neraka dengan sekali celupan. Kemudian dikatakan kepadanya, 

.

‘Wahai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan kebaikan sedikit saja? Apakah engkau pernah merasakan kenikmatan sedikit saja?’ Ia mengatakan, ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku.” 

.

Didatangkan pula penduduk surga yang paling sengsara di dunia. Kemudian ia dicelupkan ke dalam surga dengan sekali celupan. Kemudian dikatakan kepadanya, 

.

‘Wahai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan keburukan sekali saja? Apakah engkau pernah merasakan kesulitan sekali saja?’ Ia menjawab, ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku! Aku tidak pernah merasakan keburukan sama sekali dan aku tidak pernah melihatnya tidak pula mengalamminya” (HR. Muslim no. 2807).

.

Subhanallah... yang tampak baik dan indah didunia belum tentu merupakan kebaikan di akhirat. Sebaliknya yang tampak buruk dan sulit belum tentu merupakan keburukan di akhirat.

.

Tidak semua Orang memiliki visi kehidupan jauh kedepan (akhirat). Hanya mereka yang tunduk taat istiqomah memegang kuat syariat yang kan diberikan hidayah taufik oleh Allah SWT. Semoga kita bisa mendapatkannya. Aamiin.

Salam Sukses Berkah Berlimpah!


Jumat, 07 Juni 2019

Bubur Lezat



Dalam menjalankan kehidupan, manusia harus berusaha di area yang dikuasainya dengan mengikuti syariat (aturan yang diturunkan Allah SWT), dan menjalankan setiap sunatullahnya supaya hasilnya maksimal. Di area ini akan terkena hisab di akhirat kelak.

.

Hasil akhir merupakan area yang menguasainya, manusia tidak dikenakan hisab akannya, merupakan ketetapan Allah SWT yang harus diterima dan dilarang untuk berkeluh kesah bila tidak seperti yang diinginkan.

.

“....janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan (seandainya) dapat membuka pintu syaithon.” (HR. Muslim)

.

Ketika nasi sudah menjadi bubur, maka buatlah menjadi bubur yang lezat. Beri bumbu dengan takaran yang pas, lalu Nikmati setiap suapannya hingga habis tak bersisa (ajal datang menjemput).

.

Salam Sukses Berkah Berlimpah!


Kamis, 06 Juni 2019

Latih Otot Taat





“Otot” Semakin Dilatih Semakin Kuat

Tahun ini Berkesempatan merasakan mudik lintas moda transportasi. Nyupir lintas Sumatra ini beda dengan nyupir di Jawa. Kalau di Jawa tantangannya kepadatan kendaraan, kalau di Sumatra selain kendaraan juga medan jalan yang tidak rata dan berlubang.
.
Alhasil dibutuhkan ekstra fokus supaya  mobil tidak terperosok lubang atau ‘terbang’ karena sambungan jalan yang tidak rata.
.
Karena tidak terbiasa rasanya nyupir di lintas Sumatra ini bikin cepat lelah. Mungkin tidak bagi yang terbiasa.
.
Begitulah seperti otot semakin dilatih angkat beban maka semakin kuat, lama-lama yang dulu berat jadi terasa ringan.
.
Begitu juga tentang ketaatan, sebenarnya tergantung bagaimana kita menyikapi. Ketika kurang dilatih maka mental belum terbentuk jadi terasa berat.
.
Yang diperlukan adalah sikap IKHLAS, niatkan setiap langkah untuk ridho Allah SWT semata. Seperti saya bahas ditulisan “NIAT itu menguatkan!”
.
“Allah yang menciptakan kematian dan kehidupan dalam rangka menguji kalian; siapakah di antara kalian orang yang terbaik amalnya.” (QS. al-Mulk: 2)
.
Salam Sukses Berkah Berlimpah!

Minggu, 02 Juni 2019

Orang ‘berani’ banyak untungnya

Orang “Berani” banyak untungnya





Kutipan ini kalau tidak salah ingat saya baca dari buku bisnis. Artinya mereka yang berani ambil resiko kemungkinan berhasil lebih besar dibanding yang berdiam diri banyak pertimbangan.
.
Juga melihat para pemimpin, pahlawan dan pelaku perubahan sepanjang sejarah adalah mereka para pemberani. 
.
Namun berani yang ingin saya bahas disini bukan sekedar berani. Namun berani karena benar. 
.
Apa standar benarnya ? Semua orang bisa mengklaim kebenaran.
.
Jelas benar sesuai tuntunan syariat. Karena disitulah letak hisab di akhirat yang kan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
.
Mereka miliki visi jauh kedepan, mampu “melihat” sesuatu yang tidak bisa dilihat orang. 
.
Dia rela berkorban untuk kemaslahatan yang besar. Seperti Rasulullah SAW yang sangat peduli terhadap umatnya.
.

Kasih sayang Rasulullah Saw kepada umatnya tidak dapat diukur dengan harta ataupun tahta. Kasih sayang Rasulullah Saw sepanjang zaman, hingga pada detik-detik akhir dari kehidupannya pun Nabi Muhammad Saw senantiasa memikirkan dan menyebut-nyebut umatnya … Ummati … Ummati … Ummati …

Do’a dan Tangis Rasulullah Saw untuk Umatnya“Ya Allah, umatku, umatku.” (HR. Muslim)

.
Semoga kita dikuatkan jiwanya menjadi para pemberani hingga Islam menjadi Rahmatan lil alamin mewujud nyata.
.
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Ali Imran: 139)
.
“Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal.” (QS. Ali Imran, 3: 160)