banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Senin, 23 Juli 2018

Oportunis




Sekularisme secara terminologis adalah paham pemisahan agama dari kehidupan, yakni pemisahan agama dari segala aspek kehidupan.

.

Sekularisme diaplikasikan untuk memisahkan urusan dunia dan urusan akhirat. Sekularisme memisahkan keduanya dan ditangani oleh “ahlinya” masing-masing. 

.

MUI telah mengeluarkan fatwa haramnya paham sekularisme, liberalisme dan pluralisme pada tahun 2005. Namun demikian masih banyak umat Islam yang terjangkit paham ini.

.

SEKULERISME melahirkan budaya hedonisme yang menghasilkan orang-orang oportunis, yaitu yang mengukur segala sikap dan perilaku berdasarkan keuntungan dunia.

.

Menurut kbbi  opor.tu.nis.me /oportunism√™/ adalah : n  paham yang semata-mata hendak mengambil keuntungan untuk diri sendiri dari kesempatan yang ada tanpa berpegang pada prinsip tertentu.

.

Sifat dasar sekulerisme adalah duniawi itu sendiri dengan membuang dan memisahkan orientasi ilahiyah. Akibat dari sekularisme adalah inkonsistensi perilaku. Orang Islam yang sekular, meski rajin shalat, dia masih mungkin melanggar syariat, tak begitu peduli halal-haram, apalagi ikuti penjelasan dalam kelas-kelas fiqih muamalah.

.

Sejatinya Islam bukan agama ritual tetapi juga sebagai aturan hidup yang mengatur seluruh aspek dalam kehidupan.  

.

Berbeda dari paham-paham lain Terbukti  kejayaan islam justru tercapai ketika Islam diterapkan secara keseluruhan (kafaah), bukan diambil yang dimau, dibuang yang tak disuka.

.

Diperlukan penguatan akidah agar hanya Islam yang menjadi pedoman hidup, sehingga bisa membawa kepada kesuksesan hakiki.

.

Salam Sukses Berkah Berlimpah!

#yukhijrahbisnis #suksesberkah #suksesduniaakhirat #sukses #yukngaji 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar